alexametrics

Dishub Surabaya Atur Jam Parkir Kendaraan di Jalan Tunjungan

4 November 2021, 15:48:57 WIB

JawaPos.com – Penyiapan Jalan Tunjungan sebagai salah satu destinasi wisata terus dilakukan. Selain menambah fasilitas, pemkot mengatur lokasi parkir kendaraan. Pada jam tertentu, kendaraan dilarang parkir di jalur protokol tersebut.

Kawasan Jalan Tunjungan tampak tertib kemarin (3/11). Saat sore hari, lalu lintas kendaraan tak lagi padat. Kendaraan yang melaju lebih lancar. Karena tidak ada mobil dan motor yang parkir di bahu jalan.

Sebagai gantinya, dinas perhubungan (dishub) menyediakan kantong parkir. Kendaraan yang hendak berhenti diarahkan ke tempat yang sudah disediakan. Yakni, di sejumlah hotel serta titik parkir yang dikelola pemkot.

Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Wandi Fauzi menjelaskan, pengaturan parkir di sepanjang Jalan Tunjungan merupakan kebijakan anyar. Kawasan tersebut diatur agar parkir kendaraan tertib. Sekaligus untuk persiapan menjadikan Jalan Tunjungan sebagai kawasan wisata nanti. ”Sehingga, warga bisa mlaku-mlaku nang Tunjungan,” ucapnya.

Larangan parkir itu rencananya dilakukan bertahap. Tahapan awal dimulai pukul 16.00–23.00. Kendaraan dilarang berhenti di tepi jalan. ”Sosialisasi pada jukir sudah kami lakukan,” paparnya.

Warga yang hendak jalan-jalan di Jalan Tunjungan tak perlu resah. Sebab, pemkot sudah menyediakan lokasi parkir yang dekat serta nyaman. Wandi mengatakan, pengendara bisa parkir di Gedung Siola. Selain itu, di Jalan Genteng Besar. Hotel di sekitar Jalan Tunjungan pun bisa dijadikan alternatif tempat parkir.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal menghidupkan lagi Jalan Tunjungan. Konsepnya dijadikan pusat keramaian seperti zaman kolonial lalu. Kekinian, tapi tetap ada nilai historis di dalamnya. Bernostalgia di tengah modernisasi Surabaya yang terus tumbuh. Harapannya, revitalisasi Tunjungan bisa menggerakkan ekonomi rakyat.

Peluang untuk berusaha terbuka besar di sana. ”Surabaya sudah masuk ke PPKM level 1. Maka, ini waktunya kita bangkit menggerakkan ekonomi UMKM Surabaya,” tegasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gal/c13/aph

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads