alexametrics
Pengelolaan Sampah Bantu Perekonomian Warga

Berburu Limbah Popok untuk Dijadikan Pot

4 Oktober 2021, 07:48:44 WIB

Pengelolaan sampah sangat bermanfaat bagi masyarakat RW 2 Kampung Pelangi, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo. Selain menciptakan lingkungan bersih, warga bisa mengantongi pendapatan tambahan.

LIMA tahun lalu, lingkungan RW 2 Kampung Pelangi jauh dari pemandangan saat ini. Banyak sampah yang berserakan di jalan. Akibatnya, kawasan itu terlihat kumuh dan bau. ’’Dulu, kesadaran warga terhadap lingkungan masih sangat rendah,’’ kata Ketua RW 2 Kampung Pelangi Eko Prasetiyo saat dijumpai pada Kamis (30/9).

Pada 2016, Eko masih menjadi pengurus di bidang pendampingan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pria kelahiran Surabaya, 17 April 1984, itu bertanggung jawab dalam pelestarian lingkungan. Bersama pengurus lain, Eko mengajak warga untuk mengolah sampah menjadi barang bermanfaat. Ide yang tercetus pertama ialah membuat bank sampah.

Warga diminta mengumpulkan sampah anorganik ke tempat yang disediakan. Misalnya, botol plastik dan kardus. Dari hasil pengumpulan sampah, warga akan mendapat upah. Namun, nominalnya tidak bisa dipastikan.

Alhasil, program itu tidak berjalan mulus. Jumlah warga yang menyetor ke bank sampah bisa dihitung dengan jari. ’’Meski belum sesuai ekspektasi, tidak masalah. Wajar baru pertama kali,’’ ucap Eko.

Nah, lantaran hanya sedikit orang yang menyetor, upah yang diperoleh pun cukup besar. Mengetahui hal itu, beberapa warga lain mulai tertarik untuk bergabung menjadi anggota bank sampah. Terutama para ibu. ’’Uang yang didapat dari menyetor sampah sangat bermanfaat. Bisa untuk bantu membiayai kebutuhan keluarga,’’ ujar pria 37 tahun itu.

Berhasil mendapat uang tambahan dari barang tak terpakai membuat kepedulian warga terhadap pelestarian lingkungan mulai tumbuh. Berbagai inovasi pun dilakukan. Mulai mengolah sampah daun menjadi arang hingga membuat pot tanaman dari limbah popok bayi.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ian/c18/nor




Close Ads