alexametrics

Kampung Jajanan Mulai Kurang Peminat Ditinggal Anak-Anak Muda Sidoarjo

4 Mei 2021, 23:14:40 WIB

JawaPos.com–Warga Desa Kedung Sumur, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, memproduksi berbagai jajanan tradisional. Walaupun telah tergerus zaman dan inovasi produk, beberapa warga itu masih aktif melestarikan kampung jajanan.

Tergolong desa yang memiliki infrastruktur maju, bangunan-bangunan rumah dengan desain modern berdiri dan berjejer rapi. Akses internet, air, dan listrik terlah tercukupi. Terletak di sisi barat daya Kabupaten Sidoarjo, Desa Kedung Sumur memiliki potensi besar yakni produksi jajanan tradisional. Pada 2009, semasa pemerintahan Bupati Sidoarjo Win Hendrarso, kampung jajanan mulai tersemat di desa itu.

”Dalam rangka Sidoarjo Bangkit, dibentuklah kampung-kampung yang membangkitkan ekonomi di Sidoarjo. Sejak saat itu, desa ini disebut kampung jajanan. Pada masa jayanya bisa menggerakkan ekonomi lokal juga menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkap Sekretaris Desa Kedung Sumur Miftakhul Huda.

Menurut Huda pemkab pernah memberikan bantuan beberapa program untuk UMKM atau usaha mikro kecil dan menengah.

”Waktu itu pernah dari Dinas Koperasi dan UMKM, ada beberapa program di Kedung Sumur. Sekitar 2011, pemkab memberikan promosi gratis yang dimuat di halaman koran untuk UMKM di sini selama 1 bulan. Lalu ada pelatihan membuat kue, peralatan untuk pemasaran, seperti mesin pres, dan mesin molen. Terus dihubungkan juga ke Bogasari dan akses ke beberapa toko,” tutur Huda.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : izzatun

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads