alexametrics

Razia Jam Malam Jaring 250 Orang di Kabupaten Sidoarjo

Lima Orang Positif Berdasar Rapid Test
4 Mei 2020, 08:22:43 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 250 orang terjaring dalam razia penerapan larangan jam malam pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai upaya mengantipasi penyebaran Covid-19. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo merazia ratusan orang itu.

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji seperti dilansir dari Antara di Sidoarjo menjelaskan,  petugas membawa mereka ke Mapolresta Sidoarjo. Petugas lalu melakukan rapid test secara acak terhadap mereka.

”Berdasar rapid test, lima dari 250 orang positif. Satu di antaranya berusia 50 tahun dan sisanya rata-rata usia 25–30 tahun,” kata Sumardji seusai razia tersebut pada Senin (4/5) dini hari.

Mereka yang positif dari hasil rapid test tersebut, kata dia, harus menjalani tahap isolasi selama 14 hari. Selain itu, kelima orang itu juga harus menjalani pemeriksaan swab untuk diketahui positif atau tidaknya terjangkit virus korona. Dalam kesempatan itu, kapolresta kembali mengimbau masyarakat supaya mematuhi peraturan pemberlakuan PSBB dalam pencegahan Covid-19.

”Untuk saat ini, mari tetap berada di rumah dan jangan keluar pada malam hari bila tidak ada urusan mendesak. Hindari kerumunan massa. Marilah patuhi peraturan ini supaya mempercepat terputusnya mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Sidoarjo,” kata Sumardji.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, kelima orang positif dari hasil rapid test di Mapolresta Sidoarjo, Senin (4/5) dini hari tadi, akan langsung menjalani isolasi diri. ”Pemkab Sidoarjo menyiapkan ruang isolasi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo. Sambil menunggu hasil tes swab-nya keluar,” kata Syaf Satriawarman.

Terkait dengan diberlakukannya rapid test bagi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, Kadinkes menyatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus melakukan rapid test, terlebih bagi para pelanggar peraturan PSBB. ”Kami berharap masyarakat bisa mematuhi segala peraturan yang ada supaya bisa memutus rantai pandemi virus korona,” kata Syaf Satriawarman.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads