alexametrics

Melanggar PSBB Lebih dari Sekali, Sanksi Pidana Diterapkan Polisi

4 Mei 2020, 10:09:46 WIB

JawaPos.com – Jangan lagi menganggap enteng pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Sebab, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sepakat menerapkan sanksi pidana bagi pelanggar aturan PSBB.

Satuan reskrim setiap polres telah menyimpan data para pelanggar pidana tersebut. Nah, jika mereka kembali berulah, sanksi pidana bakal diterapkan. ”Aturan tegas ini berlaku setelah kami lakukan evaluasi bersama,” kata Luki kemarin.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho menambahkan, sanksi pidana tersebut sudah menjadi bahasan bersama dengan gugus tugas Covid-19. Mulai tingkat gugus tugas provinsi sampai ke kota. Namun, penerapannya tidak serta-merta. Warga yang baru pertama melakukan pelanggaran masih diberi kesempatan untuk tidak mengulanginya. Mereka hanya diperiksa, lalu mengisi identitas diri hingga menulis surat pernyataan.

Namun, apabila aturan dilanggar untuk yang kedua, terang Sandi, polisi akan bertindak sesuai UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. ”Minimal dua kali saja melanggar, maka kami kenakan pasal 93 UU Karantina,” terangnya. Dalam UU tersebut, pelanggar bisa dikenai sanksi maksimal denda Rp 100 juta atau penjara selama setahun.

PANTAU LAPANGAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Mapolrestabes Surabaya untuk memantau warga yang terjaring razia Minggu (3/5) dini hari. (PEMPROV JATIM FOR JAWA POS)

Pada bagian lain, memasuki hari kelima pelaksanaan PSBB di Surabaya Raya, tim patroli gabungan mengamankan 171 orang yang masih melakukan aktivitas di luar rumah saat jam malam. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung masyarakat yang terjaring razia polisi itu pada Minggu (3/5) pukul 01.00. Warga yang terjaring langsung diwajibkan mengikuti rapid test di Mapolrestabes Surabaya.

Sementara itu, jumlah pelanggar aturan PSBB di Sidoarjo terus turun. Sabtu malam (2/5), polisi mengamankan 65 orang di Mapolresta Sidoarjo. Mereka kedapatan keluyuran melewati jam malam. Ada yang dicegat di pos polantas Waru. Ada pula yang diciduk saat asyik ngopi di warung. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji memperingatkan pemilik warung maupun pengunjungnya agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : den/riq/aph/c17/c10/oni

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads