alexametrics

Pasca Tragedi Amuk Api, Cerita Pilu Pedagang di Pasar Sidayu Gresik

4 Februari 2022, 14:44:07 WIB

JawaPos.com- Kobaran api dan bunyi ledakan itu masih tergambar dengan jelas di benak Tatik Akhiyati. Amuk si jago merah yang meludeskan stannya di Pasar Sidayu, Gresik, itu tentu tidak akan terlupakan dalam hidupnya.

Tatik menceritakan, tidak lama setelah azan Subuh terdengar, ada seorang ojek mendatangi rumahnya. Di Desa Mojoasem, Sidayu. Jarak rumahnya dengan Pasar Sidayu tidak jauh. Hanya sekitar 500 meter. ‘’Bu Kaji, pasar kebakaran. Cepat datang ke pasar, barangkali ada barang dagangan yang masih bisa diselamatkan,’’ ucap Tatik menirukan perkataan si tukang ojek.

Hari masih gelap. Suasana juga masih relatif sepi. Jalan sedikit terang karena pendaran sinar lampu penerangan jalan umum.

Tanpa pikir panjang, Tatik dan suaminya bergegas ke Pasar Sidayu. Ternyata, di tempat kejadian perkara (TKP), api sudah mengepung. Disertai bunyi ledakan beberapa kali. Seketika, Tatik hanya bisa termangu. ‘’Mau menangis sudah tidak bisa,’’ ceritanya kepada JawaPos.com, Jumat (4/1).

Tatik hanya bisa pasrah. Sambil matanya terus menatap si lidah api menjulur-julur. Membakar dari satu stan ke stan lain. Dari lapak satu ke lapak lainnya. Api cepat menjalar karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. ‘’Dalam sekejap, semuanya ludes. Semua jadi arang,’’ ungkapnya.

Entah berapa banyak kerugian yang dialami ibu dua anak itu. Yang jelas di stannya, sedang penuh sembako. Mulai telur, beras, mi instan, dan banyak lagi. Tatik memperkirakan ratusan juta rupiah. Apalagi, dia baru saja kulakan. ‘’Kondisi toko sedang penuh,’’ ucap dia.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: