alexametrics

Satgas Covid-19 Jatim Siapkan 4.187 Bed untuk Karantina PMI

4 Januari 2022, 12:20:14 WIB

JawaPos.com ‒ Kodam V/Brawijaya memastikan lokasi karantina pekerja migran Indonesia (PMI) dan pelaku perjalanan luar negeri (LN) yang pulang ke tanah air sudah siap. Beberapa hotel dan teknis pengawasan juga sudah disiapkan.

Rencananya, 2.888 bed disediakan untuk tempat karantina PMI dan 1.299 bed untuk non-PMI. Persiapan lokasi karantina dilakukan Forkompimda Jatim sejak Desember tahun lalu. Bahkan, Sabtu (1/1) Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto meninjau beberapa hotel. Tujuannya, memastikan kesiapan pihak hotel.

Selaku komandan Satgas Covid-19 Jatim, Mayjen Nurchahyanto menyiapkan beberapa lokasi karantina terpusat. Baik untuk PMI maupun pelaku perjalanan luar negeri. ’’Semuanya sudah siap, kami hanya menunggu kedatangan PMI,’’ kata Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra Senin (3/1) siang.

Kusdi menjelaskan bahwa lokasi karantina dibedakan. Yakni, untuk PMI dan pelaku perjalanan luar negeri. Asrama Haji Sukolilo, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), dan Badan Diklat Kemenag bisa ditempati secara gratis.

Selain itu, pihaknya menyediakan hotel untuk karantina PMI. Ada 22 hotel dengan 434 kamar berkapasitas 1.978 bed. Satu kamar berisi dua bed. Khusus di hotel, tarif yang diterapkan sehari sekitar Rp 250 ribu per kamar. Harga tersebut nanti diverifikasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kusdi menuturkan, selain untuk PMI, Kodam V/Brawijaya menyiapkan lokasi karantina non-PMI. Sebanyak 27 hotel sudah diverifikasi KKP dengan kapasitas 1.299 tempat tidur. ’’Teknis pengawasan di lapangan juga sudah kami siapkan,’’ terangnya.

Menurut dia, dalam proses karantina di hotel, tidak semua bisa langsung diisi. Tapi hanya dipusatkan di salah satu hotel dahulu. Jika nanti sudah penuh, baru bergeser ke hotel lain. Karena itu, hotel yang digunakan pada tahap awal adalah yang memiliki kapasitas banyak.

Dalam karantina itu, pengawasan ketat juga bakal dilakukan. Petugas gabungan dari berbagai unsur akan berjaga di sana. Tujuannya, memastikan tidak ada PMI atau pelaku perjalanan luar negeri yang keluar dari lokasi karantina.

Selain protokol yang ketat, nanti ada blokade agar tidak bercampur dengan pengunjung lain. Petugas yang masuk juga mengenakan APD lengkap. ’’Kebetulan di sini gedungnya terpisah,’’ terang Slamet Sudiharto, GM salah satu hotel di Surabaya.

Slamet menjelaskan, tempat karantina akan dipusatkan di salah satu gedung sehingga masih bisa menerima tamu reguler. Peninjauan oleh Forkompimda Jatim juga sudah dilakukan. ’’Kami siapkan prokes dan APD bagi petugas,’’ terangnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/dya/ayu/c7/git

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads