alexametrics

Angka Kemiskinan Meningkat 0,21 Persen, Ini Solusi Pemkot Surabaya

4 Januari 2022, 19:25:19 WIB

JawaPos.com–Berdasar data Badan Pusat Statistik pada 2021, profil penduduk miskin Surabaya tercatat sebanyak 5,23 persen atau 152.489 jiwa. Angka itu mengalami kenaikan dibanding 2020 yang hanya 5,02 Persen.

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab angka kemiskinan di Kota Surabaya mengalami kenaikan. Di antaranya aktivitas perekonomian masih belum pulih akibat dampak pandemi Covid-19. Selain itu, terjadi inflasi umum karena berbagai kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebutkan, Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan berbagai skema kebijakan untuk meningkatkan pendapatan per kapita demi menekan kemiskinan.

”Secara umum sudah ada skema dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah. Pada 2021 kita berikan intervensi bagi mereka yang masuk kategori MBR,” kata Cak Ji sapaan akrab Armuji.

Armuji menyampaikan, tercatat di data base masyarakat berpenghasilan rendah ada 314.837 keluarga (991.930 jiwa) yang masuk dalam kategori MBR akan mendapatkan intervensi kebijakan.

”Yang MBR akan mendapatkan prioritas untuk mendapatkan intervensi kebijakan, seperti pendidikan, kesehatan, bahkan untuk mengakses dunia kerja. Baik melalui pelatihan maupun bursa kerja,” terang Armuji.

Tidak hanya itu, menurut dia, warga yang terdaftar dalam status MBR mendapatkan prioritas untuk menerima program rehabilitasi rumah tidak layak huni, mendapatkan rumah susun, bantuan permakanan lansia, serta membantu anak yatim piatu dan disabilitas.

”Selain itu kita juga sharing data dengan kemensos untuk diusulkan masuk menjadi penerima manfaat program bansos pemerintah pusat,” tutur Armuji.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: