alexametrics

Dispendik Surabaya Gelar Simulasi PBM di Tengah Pandemi Covid-19

3 Agustus 2020, 21:02:17 WIB

JawaPos.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menggelar simulasi terkait rencana proses belajar mengajar (PBM) di sekolah untuk siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di Ibu Kota Provinsi Jatim itu.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Dispendik Kota Surabaya Sudarminto di Surabaya, Senin (3/8), mengatakan untuk tahap awal, simulasi PBM akan dimulai di 21 SMP baik swasta maupun negeri yang mewakili lima wilayah sekolah di Surabaya sebagai proyek percontohan.

“Namun, sebelum PBM di sekolah diputuskan, terlebih dahulu masing-masing sekolah itu melaksanakan simulasi terkait protokol kesehatan,” katanya, seperti dilansir dari Antara.

Ia mencontohkan simulasi protokol kesehatan PBM yang berlangsung pada Senin, di SMPN 15 dan SMPN 3 Surabaya yang diperankan para guru dan karyawan.

Dia mengatakan sebelum PBM di sekolah diputuskan, masing-masing sekolah yang ditunjuk sebagai proyek percontohan menyerahkan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Selanjutnya, kata dia, tim dari Dispendik melakukan monitoring kesiapan di lapangan dan dilanjutkan dengan simulasi protokol kesehatan.

“Simulasi itu memberikan gambaran ketika anak (peserta didik, red.) mulai masuk ke sekolah, proses pembelajaran di sekolah, hingga pulang ke rumah,” kata Sudarminto.

Ia menjelaskan gambaran simulasi protokol kesehatan di sekolah, yakni sebelum masuk gerbang sekolah peserta didik wajib dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Mereka kemudian diarahkan petugas untuk cuci tangan dengan sabun dan masuk antrean ke bilik disinfektan.

“Sebelum anak-anak mengikuti materi pelajaran itu sendiri, maka yang dilakukan guru adalah mengingatkan protokol kesehatan terlebih dahulu baru dilakukan pembelajaran,” katanya.

Kepala SMPN 15 Surabaya Shahibur Rachman menyampaikan pihaknya bersama 20 sekolah lain ditunjuk sebagai proyek percontohan terkait dengan kesiapan PBM di sekolah, termasuk kesiapan sarana prasarana, SOP protokol kesehatan, hingga sumber daya manusia (SDM).

“Jadi itu kita sudah siapkan lebih awal. Hari ini simulasi, jadi itu gambarannya secara umum,” kata dia. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



Close Ads