alexametrics

Status Darurat, Ini 5 Kecamatan dengan Kasus PMK Tertinggi di Gresik

3 Juli 2022, 10:01:06 WIB

JawaPos.com- Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status darurat penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. Dengan demikian, penanganan wabah menular itu akan ditanggung APBN.

Penetapan status darurat itu mesti diambil. Sebab, PMK itu telah menyebar ke 246 kabupaten/kota di 22 provinsi. Jawa Timur menjadi provinsi tertinggi kasus PMK tersebut. Berdasarkan data, total ada 133.460 kasus. Dari jumlah itu, sebagian di antaranya dari Kabupaten Gresik.

Berdasarkan paparan Pemkab Gresik, data rekap per 12 Juni 2022, kasus PMK telah menyebar ke 14 kecamatan dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Total desa terdampak 96. Sebagian besar di wilayah Gresik selatan.

Total sapi populasi kandang di Kabupaten Gresik ada sebanyak 4.264 ekor. Dari jumlah itu, sapi sakit 3.731 ekor, mati 99 ekor, dan sembuh 779 ekor. Berikut lima kecamatan terdampak PMK paling tinggi di Kabupaten Gresik:

1. Kecamatan Wringinanom

Wilayah kecamatan terdampak paling parah adalah Wringinanom. Total sapi populasi kandang sebanyak 1.869 ekor. Jumlah yang sakit 1.647 ekor, sembuh 201 ekor, mati 49 ekor, potong paksa 48 ekor, dan dijual 184 ekor.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: