alexametrics

Jam Malam PSBB Sidoarjo, Jaring 65 Orang Pelanggar

3 Mei 2020, 13:31:18 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 65 orang terjaring karena melanggar jam malam pada saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai upaya untuk mengantisipasi Covid-19. Mereka yang terjaring itu kemudian dilakukan rapid test untuk mengetahui apakah terjangkit virus korona (Covid-19) atau tidak.

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Jawa Timur Kombespol Sumardji mengatakan, hal itu dilakukan karena masih banyak masyarakat yang melanggar penerapan jam malam saat PSBB. Menurut dia, hasil rapid test dinyatakan negatif.

Dia menjelaskan, memasuki hari kelima pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (2/5) hingga Minggu, polisi mulai lakukan penindakan dan penerapan sanksi kepada para pelanggar. ”Seperti di perbatasan wilayah hukum Kabupaten Sidoarjo dengan Kota Surabaya, para petugas gabungan tak segan segan menghentikan kendaraan roda dua maupun roda empat yang masih tidak patuh dengan aturan PSBB,” kata Sumardji seperti dilansir dari Antara pada minggu (3/5).

Menurut dia, salah satu yang masih diabaikan masyarakat, adalah jam malam yang berlaku mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Rata-rata pelanggar aturan jam malam tersebut, adalah pengendara usia muda.

”Mereka saat ditanya petugas tidak dapat menjelaskan alasan dan tujuan keluar malam. Selain itu, mereka juga mengabaikan physical distancing yakni berboncengan tidak dalam satu keluarga, serta ada yang masih tidak bermasker,” jelas Sumardji.

Selanjutnya, kata dia, sesuai ketentuan pasal 10 Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar, para pelanggar diberikan sanksi teguran tertulis dan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang karantina.

”Sasaran operasi jam malam PSBB kami tidak hanya terhadap para pengendara kendaraan bermotor. Personel gabungan disebar menyisir warung kopi, kafe, dan tempat-tempat yang masih ada kerumunan massa,” ucap Sumardji.

Dia menambahkan, petugas gabungan dalam pelaksanaan PSBB juga melakukan pengecekan kondisi tubuh pengendara. ”Mulai dari pengukuran suhu tubuh, pemeriksaan kesehatan, hingga terhadap para pelanggar jam malam dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dilakukan rapid test Covid-19 untuk mengetahui ada tidaknya di antara mereka yang terjangkit Covid-19,” ujar Sumardji.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads