alexametrics

Antisipasi Kecelakaan Fatal, Perlu Belajar Pertolongan Gawat Darurat

2 Oktober 2021, 10:58:45 WIB

JawaPos.com- Tingginya mobilitas kendaraan bermotor, tentu membuat kecelakaan lalu lintas rawan terjadi. Upaya pencegahan pun terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Gresik. Baik berpatroli maupun melakukan penindakan. Harapannya mampu menekan angka kecelakaan, termasuk menekan angka kematian akibat kecelakaan.

Selain upaya tersebut, Satlantas juga menggelar latihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) bersama RS Petrokimia Gresik, Jumat (1/10). Berbagai simulasi evakuasi korban kecelakaan pun dilakukan. Baik korban patah tulang, tidak sadarkan diri, maupun saat korban mengalami luka serius pada bagian tubuh.

‘’Dalam kondisi tertentu, kami juga harus segera melakukan evakuasi dari tempat kejadian. Sehingga diperlukan edukasi bagi petugas saat penanganan awal pada korban kecelakaan. Terutama dalam keadaan darurat,’’ ungkap Kabagops Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi.

Ali menjelaskan, peristiwa kecelakaan hampir setiap hari terjadi. Khususnya di kawasan black spot. Di antaranya, Gresik Kota, Manyar, Bungah, Menganti, dan Driyorejo. Tidak jarang, lokasi kecelakaan berada jauh dari akses layanan kesehatan. ’’Sehingga penanganan awal pun menjadi penting. Setidaknya tidak menambah parah kondisi korban,’’ paparnya.

Mayoritas korban kecelakaan mengalami luka pada bagian kepala maupun patah tulang. ’’Dengan pelatihan ini, petugas di lapangan memiliki kemampuan penanganan secara cepat dan tepat,’’ tandasnya.

Dalam pelatihan tersebut, Kabag Pemasaran RS Petrokimia Gresik dr Lukita Hanggraeni menyampaikan, ada beberapa penanganan utama terhadap korban. Di antaranya, petugas harus berupaya membuat kondisi korban stabil. ’’Selain untuk mengetahui respons pasien, menentukan tindakan apa yang dilakukan selanjutnya,’’ paparnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini: