alexametrics

Wali Kota Eri Cahyadi Sebut PPKM Darurat untuk Kemaslahatan Umat

2 Juli 2021, 12:39:57 WIB

JawaPos.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna menekan penyebaran Covid-19 ditujukan untuk kemaslahatan umat.

“Sebelum diterapkan, tentu pemerintah sudah melakukan kajian mendalam mengenai dampak dan manfaat yang ditimbulkan,” katanya di Surabaya, Jumat (2/7), seperti dikutip dari Antara.

Dia menekankan bahwa tidak ada kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota yang dimaksudkan untuk membuat susah masyarakat. Wali Kota juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Surabaya siap menjalankan PPKM Darurat.

“Kalau kami mengikuti saja. Karena begini, ada pertimbangan, kalau dengan PPKM darurat berlaku 14 hari dan setelah itu bisa berjalan normal sampai tahunan. Atau memilih tetap separuh-separuh, tapi tidak bisa bebas di tahun depan dan kondisinya seperti ini terus. Jadi pilih yang mana?” katanya.

Ia mengatakan bahwa kasus penularan Covid-19 di Kota Surabaya masih meningkat dan keterpakaian tempat tidur di rumah sakit sudah hampir mencapai 100 persen. “Kondisi Surabaya darurat apa tidak sih? Ada yang mengatakan tidak darurat. Lihat BOR rumah sakit, 100 persen, semuanya 100 persen. Berarti kan sudah darurat,” katanya. “Tapi warga tidak pernah darurat. Tidak ada Covid-19, tidak ada darurat. Omongannya seperti itu. Ya memang di Surabaya bukan orang Surabaya semua, campur,” ia menambahkan.

Wali Kota mengatakan bahwa jumlah akumulatif warga Surabaya yang meninggal dunia karena Covid-19 mencapai 500 orang lebih dan warga yang masih menjalani perawatan karena terinfeksi virus kjumlahnya 652 orang.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads