alexametrics

Laut Masih Pasang, Imbau Warga Tidak Berenang

2 Juni 2022, 17:24:48 WIB

JawaPos.com- Air laut pasang masih terjadi di perairan Surabaya. Kenaikannya mencapai 130 sentimeter dari kondisi normal. Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya banjir rob hingga meluber ke daratan dan permukiman penduduk.

Di daratan, ketinggian air diperkirakan mencapai 30 sentimeter. ’’Diprediksi terjadi sampai 4 Juni. Namun, kali ini tidak separah banjir rob yang terjadi pada akhir Mei lalu,’’ kata prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto kemarin (1/6).

Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada. Terutama masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir laut. Jika air pasang, lebih baik mereka tidak beraktivitas di laut. Misalnya, mencari ikan atau berenang. Sebab, hal itu cukup membahayakan.

Peringatan tersebut disosialisasikan di Kampung Pelangi, Asemrowo. Beberapa hari terakhir, air laut meningkat. Fenomena itu terjadi pada pagi dan malam. Meski air tidak sampai meluber ke permukiman, kewaspadaan tetap dilakukan.

Ketua RW 2, Kampung Pelangi, Eko Prasetyo melarang seluruh warganya berenang ketika air sedang pasang. Terutama anak-anak. Jika ada yang melanggar, teguran pun diberikan. ’’Pernah ada anak-anak yang berenang. Langsung kami tegur dan larang walaupun mereka bisa berenang,’’ kata Eko.

Pihaknya tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan. Namanya fenomena alam, seketika bisa berubah. Belajar dari kejadian di Semarang, Jawa Tengah. Tingginya air laut membuat tanggul jebol dan mengakibatkan banjir bandang.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : ian/c7/ady

Saksikan video menarik berikut ini: