alexametrics

Dorong Potensi Wirausaha, SIG Sediakan Lokasi Dagang Untuk Difabel

2 Maret 2022, 15:52:29 WIB

JawaPos.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyediakan lokasi dagang di Kedai Kuliner Wisma SIG, Gresik, Jawa Timur. Tempat berjualan ini diperuntukkan khusus untuk penyandang disabilitas.

General Manager Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) SIG Edy Saraya mengatakan, penyediaan lokasi dagang ini bertujuan untuk mendorong potensi wirausaha dari para kaum difabel. Ia berharap, hal ini bisa membuat penyandang disabilitas semakin mandiri.

Terbukti, para penyandang disabilitas yang merupakan para alumni Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari Kabupaten Gresik yang berada di Kedai Pink, salah satu kedai yang berada di kawasan Kedai Kuliner Wisma SIG bisa melayani para tamu dengan baik.

“Program ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen SIG terhadap penyandang disabilitas.Ini juga merupakan perwujudan kesetaraan gender di BUMN. Para kaum difabel dan perempuan penyandang disabilitas bisa ikut berkarya,” ujar Edy.

Edy menuturkan, praktik berjualan secara langsung yang dilakukan para penyandang disabilitas ini diharapkan bisa melatih psikologi dan menumbuhkan jiwa berwirausaha mereka.

“Hal ini pentung karena penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dengan masyarakat umum, khususnya di lingkup perusahaan SIG,” imbuh Edy.

Lebih lanjut, Edy menambahkan, SIG akan terus memperluas misi kesetaraan gender ini. “Tak cuma di Kedai Kuliner Wisma SIG saja, tapi dalam rekrutmen tenaga kerja di SIG Grup,” kata Edy lagi.

Edy menambahkan, pemberdayaan penyandang disabilitas ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk memantau progress kinerja para alumni SLB Kemala Bhayangkari. Nantinya, SIG akan memberikan tambahan modal. “Pemberian tambahan modal bekerjasama dengan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Al DAII Universitas Muhammadiyah Gresik,” ujar Edy.

Penyediaan tempat berdagang ini diapresiasi oleh pihak alumni SLB Kemala Bhayangkari. Nikmatul Izza, salah satu guru pendamping alumni mengatakan bahwa hal ini sangat bermanfaat untuk anak-anak didiknya dalam mengembangkan diri.

“Anak-anak bisa mengembangkan diri dan menjadi lebih percara diri. Selama ini, mereka bergantung kepada orang tua,” kata Nikmatul.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Paguyuban Kedai Kuliner Wisma SIG Andik Hariyanto. Ia membeberkan, pelayanan dari anak-anak difabel sangat baik. “Pelayanannya lancar-lancar saja dan pelanggan pun banyak,” katanya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads