alexametrics

Peminat Diskon IMB di Surabaya Masih Minim

1 Desember 2021, 13:48:16 WIB

JawaPos.com – Selama pandemi Covid-19, Pemkot Surabaya memberikan banyak relaksasi kebijakan. Salah satunya, diskon denda piutang izin mendirikan bangunan (IMB). Meski begitu, kebijakan yang ditetapkan sejak awal 2021 dan berakhir pada akhir Desember 2026 itu masih minim peminat. Berikut wawancara dengan Lasidi, Kabid Tata Ruang DPRKP CKTR Surabaya.

Apa keuntungan yang diberikan dari program diskon denda piutang IMB ini?

Jadi, selama masa pandemi ini, Pemkot Surabaya memberikan banyak keringanan. Denda piutang terhadap pengajuan IMB yang telat itu didiskon. Dengan begitu, denda yang dibebankan kepada pemohon IMB itu tidak besar. Besarannya 2 persen. Memang persentasenya tidak besar. Namun, bila dihitung-hitung, ternyata lumayan juga. Nah, kami berharap masyarakat memanfaatkan program tersebut.

Berapa peminat pemohon diskon tersebut sejak kebijakan itu ditetapkan?

Saya tidak bisa bilang banyak, tetapi tidak juga sedikit. Yang pasti, bila dibandingkan dengan jumlah warga yang berhak dapat diskon ini, jumlahnya masih sedikit. Padahal, sasaran kami cukup banyak. Yaitu, pemohon yang masih memiliki piutang pada 2012–2016.

Sosialisasi sudah kami lakukan. Bahkan ke tingkat bawah. Kami libatkan pengurus masyarakat. Lurah dan camat juga ikut andil bagian untuk menyuarakan program tersebut.

Apa yang menjadi penyebab minimnya partisipasi masyarakat dalam program ini?

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gal/c14/git

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads