alexametrics

Naik-Turun Penderita HIV/AIDS di Kota Santri

1 Desember 2021, 13:59:33 WIB

JawaPos.com- Setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Sejauh ini, kondisi stadium akhir dari infeksi HIV itu masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Bahkan, Jatim menjadi salah satu provinsi penyumbang tertinggi kasus HIV/AIDS.

Namun, di Kabupaten Gresik, jumlah kasus tahunan ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sejak 2007 hingga 2021 ini, total kasus AIDS di Kota Santri ada sebanyak 381 orang. Perinciannya, 324 kasus stadium III dan 57 kasus stadium IV.

Dari jumlah itu, pasien terbanyak ditangani oleh RSUD Ibnu Sina Gresik dengan total 352 kasus. Adapun angka kematian secara komulatif tercatat ada 36 kasus kematian orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik dr Mukhibatul Khusna mengatakan, kondisi AIDS terjadi karena tingkat infeksi HIV yang tidak segera ditangani. Pasien tidak patuh mengkonsumsi antiretroviral (ARV) sebagai obat penderita HIV. “ARV ini hanya sebatas mencegah agar virus tidak bertambah banyak,” ucapnya.

Khusna, sapaan Mukhibatul Khusna, menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah melaksanakan beberapa upaya untuk dapat menekan angka ODHA. Mulai membentuk duta HIV/AIDS hingga terus gencar melakukan sosialisasi ke tingkat RT.

Masalah HIV/AIDS, lanjut dia, memang masih cukup awam di kalangan masyarakat. Karena itu, terkadang tidak sedikit ODHA menutup diri. Mereka khawatir dikucilkan. Padahal, HIV bisa menular hanya melalui heteroseksual, seks bebas, hingga penggunaan napza suntik. “Yang perlu dihindari masyarakat adalah aktivitas yang berisiko menjadi penularan. Salah satunya seks bebas,” ungkapnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son

Saksikan video menarik berikut ini: