alexametrics

DSDABM Surabaya Alokasikan Rp 380 M untuk Atasi Banjir

Salah Satunya, Tuntaskan Genangan Ketintang
1 Juli 2022, 16:16:07 WIB

JawaPos.com – Proyek penanganan banjir di Ketintang digarap pertengahan bulan ini. Yang dikerjakan meliputi pembangunan rumah pompa dan crossing saluran. Sosialisasi dengan perangkat wilayah pun sudah dilakukan dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM).

Proyek penanganan banjir itu dilaksanakan di tiga lokasi. Yakni, Karah Agung, belakang Sentra Wisata Kuliner (SWK) Karah, dan Ketintang Madya. Pengerjaannya akan dilakukan secara bersamaan. ’’Sosialisasi ke perangkat wilayah sudah, tinggal ke warga,’’ kata Kepala Rayon Pemeliharaan Saluran Surabaya Selatan DSDABM Bagus Putra Ardianto.

Bagus menuturkan bahwa pemenang tender sudah ada. Saat ini tinggal pengerjaan di lapangan. Pelaksanaannya dimungkinkan pada pertengahan bulan ini. Jika sesuai jadwal, pengerjaan proyek tersebut diprediksi rampung Desember nanti.

Ada dua crossing saluran yang dikerjakan. Yaitu, di Jalan Karah Agung dan Ketintang Madya. Dia menjelaskan, crossing saluran di Karah dibuat untuk mengurangi beban volume air saat hujan. Box culvert dipasang sepanjang jalan menuju SWK Karah.

Saluran tersebut akan memecah pelaluan air. Dengan begitu, tidak semuanya melewati saluran di Ketintang Madya. Sebab, hulu wilayah Karah dan Ketintang berada di SMAN 18 atau Bibis Karah. Sebuah boezem pun dibuat di Taman Jangkar.

Air yang melalui crossing saluran di Karah Agung nanti dibuang langsung ke Rolak. Rumah pompa juga dibangun. Dengan demikian, pembuangan air ke hilir tidak butuh waktu lama. Sebab, biasanya saluran di dua kawasan tersebut dibuang melalui Rumah Pompa Prapen dan Wonorejo.

Selain itu, dibuat crossing saluran di Ketintang Madya. Tujuannya, membagi beban pelaluan air, tidak semuanya nanti dibuang lewat Rumah Pompa Wonorejo dan Prapen. Tapi, juga melalui Rumah Pompa Jambangan Baru. Karena itu, air dibelokkan ke belakang kolam renang Jambangan sampai Kebonsari.

Bagus menuturkan, sosialisasi ke warga terdampak pengerjaan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, pengerjaan ditarget rampung enam bulan ke depan. Dengan begitu, saat musim hujan nanti, rumah pompa dan crossing saluran sudah bisa difungsikan.

Demi menuntaskan banjir dan genangan di Surabaya, DSDABM sudah mengalokasikan anggaran jumbo. Kepala DSDABM Lilik Arijanto menyebut anggaran APBD yang bakal dikeluarkan untuk proyek penuntasan banjir mencapai Rp 380 miliar. Dana itu dialokasikan untuk keperluan pembenahan saluran lama, penambahan saluran baru, dan pembangunan rumah pompa.

’’Lelang sudah selesai dilaksanakan. Kini tinggal pengerjaannya. Yang pasti, antara November–Desember banyak proyek yang sudah tuntas dikerjakan,’’ ungkap Lilik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/gal/c7/git

Saksikan video menarik berikut ini: