alexametrics

Bersama Disperindag, Polresta Sidoarjo Janji Terus Operasi Migor Curah

1 Juni 2022, 19:44:15 WIB

JawaPos.com- Pasar Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Selasa (31/5) siang tampak lebih ramai daripada biasanya. Terlihat antrean yang didominasi ibu-ibu. Mereka hendak membeli minyak goreng (migor) curah dalam operasi pasar yang diadakan Polresta Sidoarjo bersama Kodim 0816 serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo.

Mereka membawa botol 1 liter, jeriken, hingga galon. Dalam operasi pasar itu, tidak ada pembatasan pembelian migor. ”Alhamdulillah bisa beli lebih murah. Ini saya tadi ambil 5 kilo,” kata Sumisri, 53, selepas membeli minyak goreng.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan, agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan temuan adanya pedagang yang menjual minyak goreng eceran jauh di atas HET. ”Jadi, ada yang menjual dengan Rp 18 ribu per kilo hingga Rp 19 ribu per kilo,” ungkapnya.

Padahal, menurut Permendag 11/2022, HET minyak goreng curah berada pada harga Rp 14 ribu per liter dan Rp 15.500 per kilogram. ”Kami menyediakan 6.000 liter minyak dan silakan dibeli,” ujarnya.

Dalam beberapa hari ke depan, Polresta Sidoarjo bersama dengan Disperindag Sidoarjo terus melakukan operasi pasar bergilir ke beberapa kecamatan. Terutama di tempat-tempat yang masih didapati migor dengan harga yang tinggi. ”Jangan khawatir, nanti kami gilir,” tutur Kusumo.

Menanggapi pencabutan subsidi minyak goreng curah dari pemerintah pusat, Kepala Disperindag Sidoarjo Tjarda menuturkan bahwa pihaknya belum mendapatkan instruksi untuk perubahan HET di pasar-pasar daerah.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : eza/c14/any

Saksikan video menarik berikut ini: