alexametrics

Pengendara Motor Masih Melanggar, Berboncengan saat PSBB Surabaya

1 Mei 2020, 12:41:48 WIB

JawaPos.com–Dari hasil evaluasi, masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran di lapangan. Banyak pengendara motor yang masih berboncengan pada saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya mulai 28 April hingga 11 Mei.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, dalam Peraturan Wali Kota Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB di Kota Surabaya disebutkan jika dalam satu keluarga atau dengan alamat tinggal yang sama diperbolehkan berboncengan. Namun, pihaknya mengimbau masyarakat agar hal itu untuk sementara waktu tidak dilakukan.

”Kami imbau jangan boncengan dulu. Physical distancing atau jaga jaraknya itu harus dijaga sepenuhnya,” kata Eddy seperti dilansir dari Antara pada Jumat (1/5).

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan sebelumnya mengatakan, kendaraan bermotor roda dua berbasis aplikasi atau ojek daring dilarang mengangkut dan membawa penumpang saat PSBB. ”Ojek daring hanya untuk angkutan barang. Ini tolong diperhatikan juga demi kebaikan kita bersama,” kata Hendro.

Namun, untuk motor pribadi yang digunakan sesuai dengan ketentuan dan regulasi selama penerapan PSBB berlangsung, masih diizinkan asalkan digunakan membawa anggota keluarga yang kartu tanda penduduk (KTP) alamatnya sama. ”Jadi untuk kendaraan roda dua pribadi tidak boleh boncengan,” ujar Hendro.

Hendro juga menjelaskan, kewajiban yang harus diikuti pengendara motor pribadi, yaitu hanya boleh digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pokok atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB, melakukan penyemprotan disinfektan kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan. Termasuk pula harus menggunakan masker dan sarung tangan, tidak berkendara jika sedang mengalami gejala suhu tubuh di atas normal, batuk, pilek, diare, dan sesak nafas, serta tidak mengangkut penumpang atau berboncengan pada saat pemberlakuan jam operasional atau pembatasan pada kawasan tertentu.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads