← Beranda

Polres Gresik Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Ayah yang Bunuh Anaknya dengan 24 Tusukan Pisau

Ludry Argo Wisnu PrayogaJumat, 5 Mei 2023 | 21.59 WIB
Muhammad Qodad Afalul Kirom, seorang ayah tersangka pembunuhan terhadap putri kandungnya bernama Azzahra Khairunnisa, 9.

JawaPos.com – Dugaan gangguan kejiwaan yang dialami Muhammad Qo’dad Af’alul Kirom masih menjadi pertanyaan masyarakat. Pria 29 tahun itu tega menghabisi nyawa anak kandungnya tanpa rasa penyesalan. Pihak Satreskrim Polres Gresik pun masih menunggu hasil tes kejiwaan pelaku dari tim ahli UPT PPA DP3AK Jawa Timur.

Itu dilakukan untuk keperluan pemberkasan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Sekaligus mengetahui pasti kondisi kejiwaan pelaku.

’’Kami masih menunggu hasil. Mungkin hasilnya keluar sekitar satu minggu lagi,’’ papar Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra Jumat (4/5).

Pihaknya juga menerangkan bahwa tersangka pernah dirawat sebagai pasien RSJ Menur Surabaya. Namun, rehabilitasi yang dilakukan berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

’’Terhitung sejak Mei hingga Agustus 2022,’’ terangnya.

Itu dibuktikan dengan surat keterangan dari RSJ Menur yang ditemukan tim penyidik saat melakukan olah tempat kejadian perkara. Nah, prosedur rehabilitasi juga biasa dilakukan para pecandu narkoba dan zat adiktif lainnya.

’’Untuk memastikan kondisi kejiwaannya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan tim ahli. Mohon waktu,’’ tutur mantan Wakapolres Jombang itu.

Selain menunggu hasil tes kejiwaan, Satreskrim Polres Gresik bakal meminta keterangan ibu korban yang berinisial DL. Perempuan 27 tahun itu belum juga memenuhi panggilan yang dilayangkan Polres Gresik.

’’Hingga saat ini (kemarin, Red) belum datang. Akan kami kirim surat panggilan kedua,’’ jelas Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan.

Nanti surat itu juga berisi perintah untuk membawa saksi. Tujuannya, memberikan keterangan yang dibutuhkan tim penyidik. ’’Target kami pekan depan berkas lengkap dan dilimpahkan ke Kejari Gresik,’’ ujarnya.

Sebelumnya, warga Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, digegerkan dengan tewasnya seorang bocah berinisial AK. Yang kian mengejutkan, bocah 9 tahun itu meregang nyawa di tangan ayah kandungnya sendiri. Diduga, perbuatan pelaku dipicu lantaran sering bertengkar dengan istrinya.

Bisikan setan pun membuat pelaku gelap mata. Pada Sabtu (29/4) dini hari, pria 29 tahun itu pun melancarkan aksinya. Dia menghabisi nyawa anaknya yang masih tertidur dengan pulas. Tragisnya, ayah bejat itu tidak hanya sekali melakukan penusukan. Dari hasil otopsi jasad korban, petugas menemukan 24 kali tusukan. (yog/c12/diq)

EDITOR: Dhimas Ginanjar