JawaPos.com–Banyak cara untuk merayakan hari jadi Kota Surabaya yang memasuki usia 731 tahun. Mulai dengan mengibarkan bendera merah putih untuk mengenang perjuangan para pahlawan asli Surabaya hingga mengenakan pakaian adat Surabaya.
Seperti yang dilakukan karyawan kedai Ciamso. Para karyawan kedai kopitiam di Surabaya tersebut terlihat mengenakan baju adat Surabaya, Cak dan Ning Surabaya.
Co-Founder Ciamso Mira Kurniati menuturkan, cara tersebut menjadi bentuk ungkapan cintanya terhadap Surabaya.
”Kami di Surabaya, bentuk kecil ini untuk Surabaya. Kami juga menyiapkan harga spesial es teh tarik Rp 10 ribu di momen hari jadi Kota Surabaya,” ujar Mira saat ditemui di Kedai Ciamso Surabaya.
Menurut Mira, teh tarik menjadi salah satu menu minuman favorit dari kedai kopitiam. Cara pembuatan teh tarik yang ditarik tak jarang menjadi tontonan para pembeli. Tarikan tersebut menghasilkan citra rasa berbeda dari teh pada umumnya.
Salah satu pairing food teh tarik yakni roti butter kaya. Kedua menu tersebut menjadi menu identik dari kedai makanan kopitiam khas Melayu. Teh tarik bisa disajikan dengan es atau hangat.
”Di momen hari jadi Surabaya, kami juga menyediakan gorengan khas Surabaya. Misalnya, ote-ote atau menjes. Ada juga cokelat jadoel,” imbuh Mira.