JawaPos.com–Sebanyak 22 bioskop di Surabaya dibuka Jumat (17/9). Bioskop-bioskop yang buka terdiri atas 19 jaringan XXI, 2 jaringan CGV, dan 1 bioskop Cinepolis. Bioskop jaringan XXI dan Cinepolis dibuka sejak Kamis (16/9). Meski demikian, jumlah penonton masih terhitung sedikit.
Satgas Covid-19 Yunisa Prafitri mencatat, hanya ada 20 penonton di bioskop Cinepolis di Mal City of Tomorrow. Padahal, ada 4 studio yang dibuka.
”Total studio yang ada di Cinepolis ada 5. Yang dibuka hanya 4 untuk saving cost. Tapi hanya 20 penonton yang datang,” ujar Yunisa pada Jumat (17/9).
Di Cinepolis, penayangan film pertama dilakukan pada pukul 12.30. Total ada 3 film yang ditayangkan. Yakni Black Widow, Fast And Furious 9, serta Escape from Mogadishu.
Bioskop CGV memutuskan buka sehari setelah XXI dan Cinepolis untuk memastikan seluruh persiapan telah matang. ”Baru buka hari ini (17/9) di BG Junction dan Marvel City. Kami (satgas Covid-19) nggak memaksa bioskop untuk buka di hari tertentu. Yang penting disiapkan,” kata Yunisa.
Sementara itu, Area Manager XXI Surabaya Yoyok Santoso menegaskan, pembukaan bioskop hari pertama disambut warga dengan antusias.
”Di XXI TP 5 ada 100 pengunjung. Kami ada show, 3 tayang, 6 studio. Filmnya Black Widow, Fast And Furious 9, dan The Suicide Squad,” papar Yoyok.
Untuk pembelian tiket melalui M-Tix, Yoyok mencatat hanya ada 20 persen. Sebab masih banyak kendala.
”Banyak yang masih belum tahu aturan wajib vaksin 2 kali. Jadi ketika mereka sampai di XXI, baru tahu. Hingga hari ini (17/9), total terdapat 12 pengguna M-Tix yang meminta refund,” terang Yoyok.
Dari catatan satgas Covid-19 Surabaya, masih ada penonton yang melanggar protokol kesehatan. Harry Asjtanto, dari satgas Covid-19, menemukan beberapa penonton yang masih melepas masker ketika berada di dalam studio. Bahkan ada penonton duduk bersebelahan.
”Padahal, XXI mewajibkan penonton untuk memberi jarak 1 kursi. Penonton juga ada melepas masker dan makan,” tutur Harry.
Untungnya, lanjut Harry, petugas XXI langsung mengingatkan penonton yang melanggar tersebut. Bila tak mematuhi peraturan, petugas akan meminta penonton keluar atau film dihentikan.