JawaPos.com – Penemuan mayat menggegerkan warga di Desa Gelang, RT 03, RW 03, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Rabu pagi (11/8). Tubuh seorang pria ditemukan menggantung di belakang gedung Sekolah Dasar (SD) Gelang. Kulitnya terlihat menghitam. Karena itu, sempat muncul kabar bahwa jasad tersebut adalah korban pembunuhan. Namun, berdasar pemeriksaan awal, polisi menduga korban bunuh diri.
Warga sekitar sempat bingung karena tidak ada seorang pun yang mengenalinya. Setelah diselidiki lebih lanjut, korban diketahui bukanlah warga setempat. Korban bernama Imam Safi’i. Pria 33 tahun itu berasal dari Dusun Genteng, RT 01, RW 01, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Kali pertama, mayat korban ditemukan Bakar, salah seorang pekerja yang sedang membersihkan rumput di pinggir lahan tebu di belakang sekolahan. Sekitar pukul 09.00, Bakar kaget lantaran melihat ada sosok yang menggantung. Tampak korban mengenakan jaket hitam, mencangklong tas, dan memakai topi. Bakar melihat posisi korban tergantung di jendela sekolahan bagian belakang.
”Pak Bakar memastikan yang dia lihat, ternyata memang sudah meninggal,” jelas Kapolsek Tulangan AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa.
Bakar pun melapor kepada rekannya, termasuk ke mandornya, serta ke RT dan Polsek Tulangan. Petugas yang datang segera mengidentifikasi dan mengevakuasi jasad tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum. ”Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya, tapi kami pastikan setelah hasil visum keluar,” ujar Agung.
Terkait dengan penyebab korban bunuh diri, Agung menuturkan bahwa pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. ”Kami masih periksa karena korban juga bukan orang Sidoarjo. Dia berasal dari Jombang. Menurut info, istrinya menjadi tenaga kerja wanita,” jelas Agung.