
Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Alaik Nurwahyudi memastikan pihaknya akan terus mencari bukti untuk mengungkap penyebab insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II, yang menewaskan lima orang.
Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Alaik Nurwahyudi mengatakan proses penyelidikan tidak mudah karena tim harus lebih dulu menemukan keberadaan bangkai kapal yang telah tenggelam di Perairan Utara Sumenep.
"Idealnya memang kita harus menemukan sampai ke evidence (barang bukti) yang akan mendukung analisis kita, terutama kondisi kapalnya," ucapnya dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (4/8).
Dari penuturan pihak Basarnas, KMP Mutiara Sentosa II sudah tidak ada di permukaan lagi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KNKT dalam pencarian bukti-bukti insiden kebakaran tersebut.
"Pertama kita harus memastikan di mana dulu posisi kapalnya, kemudian bagaimana kita melakukan pemeriksaan bawah airnya kalau kapalnya memang ketemu di bawah air, bukan di permukaan," imbuhnya.
Alaik menyebut penyelidikan juga tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik bangkai kapal, tetapi mencakup aspek lain yang berkaitan dengan penyebab insiden.
Meski pada kejadian sebelumnya kapal berhasil ditemukan di perairan berarus kuat, situasi kali ini dinilai lebih menantang. Karena itu, KNKT memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar investigasi dapat berjalan optimal
"Jadi tentunya ini tidak mudah dengan kondisi seperti ini, di laut terbuka, kedalaman sekitar 50 meter. Resource tentunya akan lebih besar lagi kalau dibandingkan dengan kejadian tahun kemarin," pungkas Alaik.
Kejadian yang dimaksud adalah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa I pada Mei 2017 di Timur Laut Kepulauan Masalembo, Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur.
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II mengalami kecelakaan laut di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur pada Minggu pagi (2/8).
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
