Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Oktober 2025, 20.30 WIB

Gresik Hanya Punya 4 Pos Damkar, Butuh Waktu Sejam ke Lokasi Kebakaran, Dewan Minta Tambah Pos

Ilustrasi petugas damkar Kabupaten Gresik memadamkan kebakaran. Kabupaten Gresik hanya punya 4 pos damkar. (Istimewa) - Image

Ilustrasi petugas damkar Kabupaten Gresik memadamkan kebakaran. Kabupaten Gresik hanya punya 4 pos damkar. (Istimewa)

JawaPos.com - Kasus kebakaran di Kabupaten Gresik setiap tahunnya cukup tinggi. Kejadian kebakaran itu menimpa rumah penduduk, lahan kosong, gudang, hingga pabrik.

Namun, kondisi tersebut tak berbanding lurus dengan fasilitas pemadam kebakaran. Sejauh ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik hanya memiliki empat pos damkar.

Dalam kondisi tersebut, mereka harus menangani seluruh wilayah Kabupaten Gresik yang luasnya lebih dari 1.100 km. 

Keempat pos tersebut meliputi Kota, Kecamatan Menganti, kecamatan Dukun, dan Kecamatan Driyorejo.

"Pos Menganti itu baru dibangun. Sekarang, jika ada kebakaran, paling tidak butuh waktu 39 menit sampai 1 jam untuk sampai ke lokasi," ucap Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono.

Pihaknya mencatat, sejak awal tahun 2025, kasus kebakaran di Gresik mencapai 235 kejadian. Sedangkan, sepanjang tahun 2024, terdapat 492 kasus kebakaran.

"Titik yang perlu ditambah itu seperti di Benjeng atau Balongpanggang untuk mencakup kawasan tersebut," imbuhnya.

Komisi III DPRD Gresik sependapat dengan kebutuhan itu. Apalagi, di Kota Pudak tergolong daerah yang padat penduduk dan banyak industri, baik yang taat maupun tidak.

"Kita contoh kebakaran pabrik di Menganti tahun lalu, ternyata di sana alat pemadam tidak ada. Kalau industri besar, saya yakin punya sendiri, tapi yang industri menengah ke bawah ini yang tidak punya," ucap Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi.

Tambahan pos damkar dan mobil itu untuk mengantisipasi kejadian yang setiap tahunnya tercatat ratusan kali.

Pengadaan mobil pemadam kebakaran terakhir dilakukan tahun 2017 silam. Saat ini, mobil-mobil itu perlu diperbaharui.

Politisi PKB itu menyebut bahwa titik yang perlu ditambah meliputi Benjeng, Balongpanggang, Duduksampeyan, dan Gresik Utara.

"Komisi III sepakat idealnya Gresik memiliki delapan titik pos. Tapi masalahnya, alokasi anggaran di Damkar memang kecil," pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore