
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Instagram @ericahyadi_)
JawaPos.com-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut menanggapi ulah juru parkir (jukir) nakal ibu-ibu di Jalan Kalimati Kulon, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya. Kejadian itu viral di sosial media karena menarik tarif di atas karcis.
"Saya mohon maaf kepada warga kota Surabaya dan luar warga kota Surabaya yang tidak nyaman, dengan kejadian kemarin yang ditarik oleh seorang ibu-ibu terkait dengan parkir," tutur Eri dalam unggahan Instagram terbarunya @ericahyadi_, dikutip Kamis (24/7).
Orang nomor satu di Kota Surabaya tersebut mengatakan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) bergerak cepat untuk menindaklanjuti praktik curang tersebut, tak lama setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
"Tapi setelah kejadian itu, langsung ditindaklanjuti oleh teman-teman (Dishub Surabaya) turun ke sana dan ternyata dia bukan juru parkir resmi yang ditunjuk oleh pemerintah kota," sambung Eri Cahyadi.
Eri pun meminta masyarakat untuk aktif melaporkan secara hal yang mengganggu ketentraman dan ketertiban umum (trantibum). Termasuk soal juru parkir liar yang masih hidup di tengah aktivitas masyarakat.
"Lek ono opo opo maneh (kalau ada apa-apa lagi) rek, langsung kabari, karena saya tidak bisa menjaga Kota Surabaya tercinta ini sendirian. Tetapi ayo dijaga bareng-bareng," seru Wali Kota Eri.
Masyarakat pun dipersilakan untuk merekam dan menyebarluaskan rekaman hingga viral tentang praktik curang di Surabaya. Pemerintah Kota dengan senang hati menerima laporan dan menindaklanjutinya.
"Siapa lagi yang menjaga kota ini, kalau bukan orang yang mencintai Surabaya. Saya tunggu collab-nya dengan Pemerintah Kota Surabaya, agar Surabaya menjadi lebih baik. Terima kasih ya, rek!" ucap Eri.
Sebelumnya, viral di media sosial juru parkir ibu-ibu menarik tarif lebih tinggi dari yang tertera di karcis kepada seorang influencer, ketika memarkirkan kendaraan di Jalan Kalimati Kulon, Kecamatan Pabean Cantian.
Dalam video singkat yang beredar, influencer Aldo Adela terlibat adu mulut dengan juru parkir ibu-ibu. Dia mulanya hendak membayar parkir mobil Rp 5 Ribu sesuai karcis. Namun ditolak dan jukir tersebut meminta Rp 10 Ribu.
"Jangan lima ribu, Rp 10 ribu ae (saja)," tutur juru parkir ibu-ibu yang mengenakkan daster lengan pendek dan jilbab berwarna ungu. Menanggapi ucapan jukir, Aldo tetap memberikan uang Rp 5 Ribu sesuai tarif.
"Sempat saya tegur, tetapi masih ngotot saja. Sebenarnya sudah dua kali diminta seperti ini. Yang ke-3 ini baru divideo sebagai bukti kalau masih ada masalah seperti ini," tulis Aldo dalam video tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
