Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 21.41 WIB

Masuk Kamar Tidur Disambut Biawak 1 Meter, Warga Sumberejo Pakal Surabaya Minta Bantuan Damkar

Ilustrasi Petugas DPKP Surabaya melakukan evakuasi biawak yang masuk ke rumah warga. (DPKP Surabaya) - Image

Ilustrasi Petugas DPKP Surabaya melakukan evakuasi biawak yang masuk ke rumah warga. (DPKP Surabaya)

JawaPos.com – Bayu Agung Prasetyo kaget bukan main saat membuka pintu kamar rumahnya di Jl. Sumberejo Makmur Surabaya, Kamis siang (27/6).

Di balik pintu, Sudah ada yang menyambutnya. Mukan Manusia, melainkan seekor biawak dengan panjang nyaris satu meter yang tengah bersantai.

Bayu spontan menelpon Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Laporan masuk pukul 12.39 WIB. Lima menit kemudian, tim dari Pos Tempur Pakal meluncur ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi cepat.

“Biawaknya masuk ke kamar dan membuat panik penghuni rumah,” terang Kabid Pemadaman Kebakaran DPKP Kota Surabaya Wasis Sutikno. Proses evakuasi berjalan mulus dan selesai kurang dari 20 menit. Tanpa drama kejar-kejaran atau lemparan sandal.

Menurut Wasis, kasus hewan liar masuk rumah seperti ini makin sering terjadi di Surabaya. Biawak masuk ke lingkungan permukiman karena habitat alaminya terganggu.

Bisa jadi karena pembangunan, bisa juga karena mencium aroma nikmat dari dapur warga. Sisa makanan, bau amis, atau tempat lembap bisa menarik biawak untuk datang.

Selain itu, biawak memang suka tempat yang sejuk dan gelap. Kolong rumah, gudang, saluran air semua bisa jadi tempat persembunyian ideal. Apalagi jika cuaca di luar panas dan terik. “Kadang mereka cari tempat berteduh atau bertelur,” tambah Wasis.

Dia mengimbau warga untuk lebih waspada. Jangan tinggalkan sisa makanan terbuka, pastikan ventilasi tertutup rapat, dan bersihkan area lembap di rumah. Kalau menemukan biawak, petugas meminta warga jangan panik. Segera hubungi petugas.

Biawak yang dievakuasi kemarin diamankan petugas untuk dilepasliarkan ke habitat yang lebih cocok. "Rumah warga bukan tempat tinggal reptil. Mereka tetap harus kembali ke alam," kata Wasis. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore