Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 21.24 WIB

Super Murah! Hanya Bayar Rp 5.000 Bisa Naik Tiga Angkutan Umum Surabaya, Komisi C DPRD: Beli 1 Dapat 3

Bus Trans Semanggi saat melintas di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. (Suryanto/radar Surabaya) - Image

Bus Trans Semanggi saat melintas di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. (Suryanto/radar Surabaya)

JawaPos.com - Pelayanan transportasi publik Kota Surabaya akan lebih maksimal tahun depan.

Sebab, pemkot akan mengambil alih pengelolaan Bus Trans Semanggi Suroboyo (TSS).

Selain itu, penerapan skema tiket yang lebih praktis akan lebih memudahkan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati mengatakan, rencana skema tiket terusan akan dimulai tahun depan.

"Tiket terusan itu berlaku untuk tiga transportasi massal. Yakni, Suroboyo Bus, TSS, dan Wirawiri. Mulai berlaku Januari 2024," ujarnya, Selasa (5/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya.

Skema tiket terusan itu akan lebih efisien. Pemkot memberlakukan tiket seharga Rp 5 ribu. Harapannya masyarakat akan lebih tertarik dan dimudahkan dalam menggunakan transportasi publik.

"Banyak keluhan kalau sistem ticketing transportasi kita itu masih terlalu ribet," katanya.

Nanti pada praktiknya, harga tiket itu berlaku untuk rute jarak pendek. Maksimal perjalanannya hanya dua jam. Setelah dua jam akan ada penyesuaian tarif baru.

"Selama perjalanan tidak melebihi dua jam, hanya bayar Rp 5.000 sudah bisa naik tiga angkutan massal Surabaya. Jadi beli satu dapat tiga," katanya.

Layanan super murah itu diterapkan demi mensukseskan pelayanan angkutan massal di Surabaya.

Aning yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya juga sudah menyetujui anggaran itu. Tujuan utamanya untuk pengembangan transportasi massal modern.

"Semua dimasukkan dalam APBD 2024 yang sudah disahkan 10 November 2023," ungkapnya.

Aning menyebutkan, anggaran untuk pengembangan transportasi massal sebesar Rp 103 miliar. Salah satu alokasinya digunakan keperluan subsidi. Sasarannya adalah untuk tiga moda angkutan massal modern sekaligus.

"Selama ini, hanya Wirawiri dan Suroboyo Bus yang berlaku satu tiket Rp 5 ribu karena dikelola Pemkot Surabaya. Sementara tiket Trans Semanggi Suroboyo masih terpisah karena bus ini dikelola Kemenhub," pungkasnya.

Senada dengan Aning, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru menegaskan, seluruh angkutan publik akan dikelola Pemkot Surabaya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore