
BANYAK PERMINTAAN: Izha, pengusaha air minum isi ulang, menata galon kosong di tokonya, Kamis (9/11). Sejak air PDAM mampet, permintaan air isi ulang meningkat.
JawaPos.com – Aliran air PDAM di Kelurahan Manukan Kulon belum sepenuhnya lancar. Di RW 6, warga masih kesulitan mendapatkan layanan air bersih itu. Total ada 250 KK yang terdampak air PDAM yang mampet.
Ketua RW 6 Kelurahan Manukan Kulon Suryo Prabowo mengatakan, hingga kemarin (9/11) aliran air PDAM di lima RT masih mampet. Yaitu, di RT 7, 8, 9, 10, dan 11. Total ada 250 KK yang terdampak. Sebab, jaringan di lima RT itu saling terhubung. ”Sudah seminggu air mampet,” paparnya.
Setiap hari PDAM mengirim air tangki. Air itu diisikan ke tandon milik warga secara bergantian. Apabila air tandon habis, warga harus bolak-balik mengambil air dari Masjid At Taqwa. ”Ada dua tandon di sana (masjid, Red),” ucap Suryo.
Di RW 5 Kelurahan Manukan Kulon, air PDAM mulai mengalir kemarin (9/11) pagi. Namun, debitnya kecil. Untuk mempercepat aliran air, warga harus memakai pompa untuk menyedot air tersebut. Warga yang tidak memiliki pompa air masih harus bersabar.
”Hanya 5 persen warga yang tidak punya pompa,” tambah Ketua RW 5 Kelurahan Manukan Kulon Abdul Jalil.
Ketua RW 4 Kelurahan Manukan Kulon Nanang Subiantoro mengatakan, mayoritas warga di wilayahnya memiliki pompa air. Sekitar 50 rumah tidak memiliki alat penyedot air itu. Untuk meringankan beban warga, mereka berbagi air.
”Yang tidak memiliki pompa, air mengalirnya saat malam,” papar Nanang.
Saat air PDAM mampet, warga yang memiliki warung kerap mengeluh. Sebab, mereka harus mengambil air dari tandon di rumah ketika berjualan. ”Mereka berjalan bolak-balik dari warung ke rumah untuk mengambil air,” tutur Nanang.
Bukan hanya penjual yang terdampak, warga yang keluarganya meninggal dunia juga kesulitan mendapatkan air untuk memandikan jenazah. Selama sepekan terakhir, ada tiga warga RW 4 Manukan Kulon yang berpulang.
Karena air mampet, warga terpaksa memandikan jenazah dengan air tangki PDAM dan air sumur. ’’Untung, setiap hari ada kiriman air dari PDAM,” papar Yanto, warga RW 4.
Gangguan air PDAM itu membuat penjual air isi ulang mendulang untung. Selama dua minggu, Faisal, penjual air isi ulang di Manukan Asri, mendapatkan banyak pesanan. Naik empat kali lipat ketimbang sebelum air PDAM mampet. ”Hari biasa hanya 10. Tapi, beberapa waktu ke belakang sampai 40 galon sehari,” ujarnya.
Baca Juga: Ji Da Bin Siap Bertarung di Piala Dunia U-17, Mengaku Serap Banyak Ilmu dari Ayah Son Heung Min
PDAM Target Dua Hari Aliran Air Lancar
PDAM Surya Sembada memastikan dalam dua hari ke depan aliran air di Manukan kembali lancar. Saat ini perbaikan jaringan tinggal memasuki tahap akhir. PDAM juga sudah berkoordinasi dengan DSDABM agar pembangunan drainase tidak lagi mengenai pipa.
Direktur Operasi PDAM Surya Sembada Surabaya Nanang Widyatmoko mengatakan, perbaikan pipa hampir rampung. Dari dua pipa yang bocor, perbaikan satu pipa rampung dan air sudah mengalir kepada warga.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
