
RAMAH: Fiony Permata Indah, barista salah satu kafe di Surabaya Barat, membuat kopi pesanan pelanggannya Selasa (30/5).
JawaPos.com - Pascapandemi, pertumbuhan dan perkembangan bisnis mulai pulih. Terutama di sektor kuliner. Hingga Selasa (30/5), kafe dan resto masih diminati masyarakat.
Berdasar data Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur (Jatim), perkembangan bisnis kuliner pulih secara signifikan.
’’Itu didukung dengan kebijakan pemerintah yang tidak mengharuskan lagi warga memakai masker di tempat umum dan memulai aktivitas di luar ruangan,’’ tutur Wakil Kepala Bidang (Wakabid) Program Apkrindo Jatim Andre Winyoto.
Selain itu, berbagai inovasi dilakukan pengusaha restoran dan kafe. Pada akhir 2022 sampai kuartal I 2023, terdapat inovasi dan efisiensi secara digital.
’’Seperti penggunaan barcode untuk pemesanan menu yang membuat prosedur pemesanan jauh lebih singkat,’’ ucapnya.
Ditambah, adanya banyak brand dari Jakarta dan luar negeri yang berekspansi ke Surabaya. Mereka ikut serta meramaikan kompetisi bisnis kuliner.
’’Tren menunya saat ini di jenis makanan peranakan Malay seperti kopitiam dan nasi hainan,’’ ungkapnya. (ann/c12/may)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
