Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juli 2025 | 21.39 WIB

Terbuka dengan Investor Taksi Listrik, Syarat dari Eri Cahyadi: Semua Karyawan Harus KTP Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung peluang besar bagi investor yang ingin mengembangkan transportasi ramah lingkungan di kota setempat termasuk rencana pengoperasian taksi listrik. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan, setiap investasi yang masuk ke Surabaya harus memprioritaskan warga lokal.

"Jadi, kalau ada transportasi massal yang mau investasi di Surabaya, saya pasti akan mendukung," ujarnya, dikutip dari Antara, Jumat (18/7).

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut disertai dua syarat utama yang tidak bisa ditawar yang pertama perusahaan harus memiliki fasilitas lahan parkir atau pool yang memadai untuk kendaraan mereka dan kedua seluruh tenaga kerja yang dilibatkan harus merupakan warga KTP Surabaya.

"Satu (syaratnya), ia harus punya tempat untuk parkirnya atau pool. Yang kedua yang bekerja harus KTP Surabaya. Kalau dua (syarat) ini tidak bisa dipenuhi, maka tidak akan pernah saya keluarkan izinnya," katanya.

Mengenai jumlah armada taksi listrik yang diizinkan beroperasi, Wali Kota Eri menyatakan bahwa hal itu berkaitan dengan kapasitas pool yang dimiliki oleh perusahaan. Ia menegaskan bahwa jumlah armada harus sebanding dengan kemampuan perusahaan dalam menyediakan fasilitas pendukung.

"Tergantung perusahaan bisa menyiapkan pool untuk berapa (armada). Kalau pool-nya cukup untuk 100, ya 100 (armada). Pool-nya ternyata cukup untuk 25, ya 25, dan yang bekerja harus warga Surabaya," katanya.

Ia menambahkan bahwa syarat-syarat tersebut telah diajukan pemkot kepada investor sebagai bentuk penguatan terhadap keterlibatan warga Surabaya dalam program investasi. "Itu syarat-syarat yang saya minta," katanya.

Menurut dia, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Dengan mewajibkan perusahaan melibatkan tenaga kerja lokal, ia berharap dampak ekonomi dari investasi transportasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Karena kami tidak bisa menyelesaikan kemiskinan, menyelesaikan pengangguran tanpa ada investasi yang masuk di Surabaya," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore