Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 23.36 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Lelang Jabatan, Wali Kota Eri Cahyadi: Tak Inovatif? Jangan Harap Bisa Jadi Pejabat!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin sesi pemaparan lelang jabatan di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (6/2). (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin sesi pemaparan lelang jabatan di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (6/2). (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com – Proses Lelang jabatan lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimulai hari ini, Kamis (6/3). Ada tujuh kandidat yang memaparkan visi misi di hadapan Wali Kota Eri Cahyadi.

Mereka adalah kandidat kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kandidat kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), dan Kandidat Dirut RSUD Dr. Mohamad Soewandhie.

Kemudian kandidat Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Kandidat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag), Camat Karangpilang, dan Camat Tandes.

Selain disiarkan melalui YouTube, pemaparan visi misi dalam lelang jabatan Pemkot Surabaya hari ini juga melibatkan tim ahli dari perguruan tinggi, perwakilan elemen masyarakat, dan media.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, dia akan menilai para kandidat secara menyeluruh. Termasuk rencana kerja lima tahun ke depan, solusi konkret untuk menyelesaikan permasalahan, dan kemampuan komunikasinya.

"Jadi jelas digeser kalau (kandidat) tidak mampu menjawab dan tidak punya inovasi. Kalau nilainya melewati standar, silakan menjadi pejabat, tetapi kalau tidak mampu ya mohon maaf, harus tergeser dari lainnya," tutur Eri di Surabaya, Kamis (6/3).

Proses lelang jabatan ini akan dilakukan secara bertahap. Sebab secara keseluruhan, proposal kandidat yang ingin berpartisipasi dalam lelang jabatan ada 500 orang. baik itu untuk level kabid, camat, lurah, kabag, hingga kepala dinas.

Untuk posisi kepala dinas, Eri menuturkan setidaknya ada 70 kandidat yang ingin mempertahankan jabatannya sebagai Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

"Hadirnya pemerintah itu untuk kesejahteraan umat, masyarakat. Lah kalau dia tidak inovatif, tidak berani, zona nyaman. Pokoknya gini tiap tahun, terus kapan masyarakat bisa menikmati hadirnya pemerintah?" imbuhnya.

Eri berharap dengan lelang jabatan, posisi strategis di Pemkot Surabaya bisa diisi oleh orang-orang yang kompeten. Mereka yang berani, memiliki inovasi, dan tidak hanya teori tetapi bekerja nyata.

"Kalau nggak berani, nggak mau inovasi, dan nggak bisa komunikasi dengan masyarakat ya jangan jadi pejabat. Saya ingin mendapatkan orang yang benar-benar berjuang untuk rakyat," tandas Eri.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore