Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Desember 2024 | 13.31 WIB

Kaleidoskop 2024: Pembangunan Infrastruktur untuk Atasi Banjir di Surabaya

Salah satu titik wilayah di Surabaya yang terdampak banjir. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

Salah satu titik wilayah di Surabaya yang terdampak banjir. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com–Sepanjang 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan berbagai upaya signifikan untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kota. Berikut adalah rangkuman beberapa inisiatif dan pencapaian penting dalam penanganan banjir di Surabaya selama tahun 2024:

  1. Pembangunan Rumah Pompa: Pemkot Surabaya membangun beberapa rumah pompa untuk meningkatkan kapasitas penampungan dan pengaliran air, sehingga dapat meminimalkan risiko banjir di berbagai wilayah.
  2. Pengembalian Fungsi Bozem Makam Putat: Pemkot mengembalikan fungsi bozem sebagai penampung air hujan untuk mencegah genangan. Rencana ini melibatkan perbaikan struktur bozem serta penambahan kapasitas penyimpanan.
  3. Pembangunan Bozem Baru: Wilayah Pakal dan sekitarnya menjadi salah satu target untuk pembangunan bozem baru guna mengurangi risiko banjir di kawasan barat Surabaya.
  4. Pembangunan Box Culvert: Untuk meningkatkan kapasitas saluran drainase, Pemkot Surabaya membangun box culvert di beberapa titik rawan banjir. Proyek ini direncanakan selesai secara bertahap hingga 2026.
  5. Normalisasi Saluran dan Sungai: Saluran utama seperti Sungai Avur, Kalimas, dan saluran di kawasan perbatasan akan dinormalisasi secara berkala untuk memastikan aliran air tetap lancar.
  6. Peninggian Jembatan Kupang Baru: Sebagai langkah preventif, Pemkot Surabaya meninggikan Jembatan Kupang Baru untuk memastikan aliran air tidak terhambat dan mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.
  7. Pembongkaran Bangunan di Atas Saluran Air: Warga Dukuh Kupang dengan sukarela membongkar bangunan rumah yang menutupi saluran air, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanganan banjir.
  8. Pembangunan Tanggul dan Penanaman Mangrove: Untuk mencegah banjir rob, Pemkot Surabaya meninggikan tanggul di Greges Timur dan memaksimalkan penanaman mangrove sebagai pengaman alami di wilayah pesisir.
  9. Pemetaan Prioritas Pembangunan Infrastruktur: Pemkot Surabaya telah memetakan prioritas pembangunan infrastruktur penanganan banjir, dengan rencana proyek yang akan berlanjut hingga tahun 2026, memastikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di kota ini.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan permasalahan banjir di Surabaya dapat teratasi secara bertahap, meningkatkan kualitas hidup warga dan mendorong pertumbuhan kota yang lebih baik di masa mendatang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore