Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Mei 2024 | 19.17 WIB

Fakta-Fakta Penghentian Pelaksanaan Doa Malam Kenaikan Isa Al Masih di Gresik, Berstatus PNS di SMA Negeri 1 Cerme hingga Polisi Turun Tangan

Polsek bersama Forkopimcam Cerme gerak cepat gelar mediasi di Balai Desa Betiting pada Kamis (9/5) malam, terkait penghentian ibadah umat Kristiani. - Image

Polsek bersama Forkopimcam Cerme gerak cepat gelar mediasi di Balai Desa Betiting pada Kamis (9/5) malam, terkait penghentian ibadah umat Kristiani.

JawaPos.com–Malam Kenaikan Isa Al Masih di Cerme Gresik ternodai dengan protes warga setempat. Warga yang meminta doa tersebut dihentikan berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di SMA Negeri 1 Cerme Gresik.

Berikut beberapa fakta yang dirangkum JawaPos.com dari kasus penghentian doa di Cerme Gresik:

  1. Doa malam digelar jemaat Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Benowo.

Informasi yang dihimpun JawaPos.com, pelaksanaan doa tersebut sebetulnya sudah berlangsung selama 10 tahun. Beberapa kali, perhelatan doa di rumah keluarga Manurung itu menuai protes.

  1. Polisi turun tangan

Polsek Cerme Gresik turun tangan untuk mendamaikan kedua belah pihak. Mediasi dihadiri berbagai pihak, termasuk Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo, Kakesbangpol Nanang, Muspika Kecamatan Cerme, perangkat Desa Betiting, serta Manurung, dan keluarga Yoyok.

Kejadian penghentian kegiatan ibadah jemaat Kristiani (GPIB Benowo Surabaya) dilakukan sejumlah orang. Pasutri Yoyok dan Yayik bersama 1 orang laki-laki pada Rabu (8/5) sekitar pukul 19.00 di rumah kediaman Hormali Sirait (Manurung) di Perum Cerme Indah RT 03/11 Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Polisi pastikan kedua belah pihak telah berdamai.

  1. Yayik berstatus PNS

Yayik, istri dari Yoyok, melakukan aksi protes dan meminta doa malam itu dihentikan merupakan aparatur negara sipil atau pegawai negeri sipil (PNS). Yayik bertugas sebagai PNS di SMA Negeri 1 Cerme Gresik.

  1. Dinas Pendidikan Cabang Gresik Janji Investigasi

Sekolah SMA dan SMK negeri ada di bawah kontrol Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Gresik Kiswanto mengatakan, akan memanggil Yayik untuk dikonfirmasi dan dilakukan pembinaan.

”Kami juga meminta keterangan dari pihak lain. Insya Allah, Gresik aman dan damai,” tegas Perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Gresik Kiswanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore