
Photo
JawaPos.com – Dalam beberapa pekan terakhir, viral ulah sekelompok Warga Negara Asing (WNA) di Gresik. Mereka terduga sebagai pencuri. Sasarannya brangkas atau kotak uang di toko-toko kelonton. Modusnya, pura-pura menukar uang pecahan atau sebagai pembeli. Kini, Satreskrim Polres Gresik tengah memburu kawanan WNA tersebut.
Polisi menerjunkan tim Reserse Mobile (Resmob) ke beberapa wilayah. Selain itu, berkirim surat ke kantor Imigrasi. "Untuk meminta data para WNA yang beraktifitas di Gresik," kata Kasatreskrim Polres Gresik Aldhino Prima Wirdhan.
Menurut Aldhino, langkah itu untuk mengidentifikasi terduga pelaku. Yakni, menyesuaikan profil sesuai data dan informasi yang telah dikumpulkan. "Kami juga telah mengantongi ciri-ciri fisik dan keterangan lain dari masyarakat. Tentang ulah dan perbuatan mereka," ujar alumnus Akpol 2015 itu.
Dia menjelaskan, dari keterangan yang dikumpulkan, WNA itu bergerak secara berkelompok. Ketika menjalankan aksinya, mereka memiliki tugas dan peran masing-masing. "Kami harap masyarakat juag proaktif melaporkan. Karena aktifitas mereka cukup meresahkan," ujarnya.
Sebelumnya, dalam sepekan terakhir, warga Gresik digegerkan dengan aksi komplotan bule berjumlah dua hingga tiga orang. Mereka diduga melakukan tindak pencurian dengan memanfaatkan kelengahan korban. "Bisa berpura-pura membeli barang, atau menukaran uang," ungkap Aldhino.
Dari hasil penyelidikan awal, para WNA sengaja menggunakan bahasa asing saat bertransaksi. Tujuannya, agar korban merasa bingung dan panik. "Ketika lengah, mereka pun mengincar laci atau kotak uang. Mengambil sebanyak mungkin kemudian pergi meninggalkan lokasi," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
