
Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian di Kampus Unair Surabaya. Septinda Ayu/Jawa Pos
JawaPos.com- Kematian. Mendengar kata itu, sebagian dari kita mungkin ada rasa ketakutan. Namun, Universitas Airlangga (Unair) justru mengemas kematian itu dalam bentuk museum yang nyentrik. Namanya Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian. Kerap disebut Museum Kematian.
Hingga saat ini, Unair mengklaim satu-satunya yang memiliki Museum Kematian di Indonesia. Topik kematian menjadi daya tarik sendiri. Di dalam museum tersebut, terdapat catatan etnografi kematian di Indonesia. Mulai dari ritual hingga apa saja yang bisa dipelajari dari kematian itu sendiri.
’’Kami memamerkan kematian itu seperti apa yang ada di dalam analisis keilmuan. Kami ada expert di dunia orang-orang mati. Dunia kita adalah dunia bawah tanah,” kata Kepala Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Unair Toetik Koes bardiati kepada Jawa Pos kemarin (2/1).
Dunia bawah tanah itu bukan hanya dituangkan secara keilmuan, namun juga dikemas menarik. Jadi, pengunjung dapat membaca, menikmati, dan merenungkan kematian. Bukan perkara kejadian kematian sehari-hari yang bermakna hantu, tetapi pada sisi keilmuan dan kulturnya.
’’Menggali apa di balik kematian dan tradisinya di setiap daerah. Banyak yang bisa kita pelajari di balik kematian,” ujarnya.
Tidak hanya menampilkan tradisi kematian dari berbagai daerah, museum tersebut juga memamerkan keilmuan forensik. Meski sudah menjadi mayat dan tinggal rangka, tetap dapat dilakukan identifikasi melalui DNA. Bahkan, kematian juga dapat dipelajari untuk mengidentifikasi cara meninggal dan dikuburnya.
’’Ilmu-ilmu tersebut kami kembangkan dalam kemasan yang populer sehingga dapat dinikmati banyak orang tanpa rasa takut dan khawatir,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
