Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 November 2022 | 18.55 WIB

Gaji Ribuan Guru Swasta di Surabaya Masih Jauh di Bawah UMK

Ilustrasi Uang Suap. Cara-cara kotor yang dikenal dengan istilah money politics ini masih berlangsung dan makin marak jelang Pemilu Serentak 17 April 2019. - Image

Ilustrasi Uang Suap. Cara-cara kotor yang dikenal dengan istilah money politics ini masih berlangsung dan makin marak jelang Pemilu Serentak 17 April 2019.

JawaPos.com- Ribuan guru swasta SD dan SMP yang mengajar di Surabaya masih menerima upah yang tidak layak. Gaji mereka jauh di bawah standar upah minimum kabupaten/kota (UMK) senilai Rp 4,3 juta. Itu tidak sebanding dengan beratnya tugas guru dalam mendidik siswa.

Jumlah guru swasta yang gajinya di bawah UMK berkisar 7.300 orang. Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menyatakan, gaji guru swasta sangat bergantung kemampuan yayasan atau sekolah tempat mengajar.

Karena itu, dia mendorong pemkot memberikan intervensi. Wujudnya, menambah pendapatan guru swasta. ’’Tambahan ini sebetulnya tidak sulit. Karena secara APBD, kita mampu,’’ kata Reni kemarin (27/11).

Berdasar database, total guru SD-SMP di Surabaya 18.569 orang. Nah, 9.138 orang adalah guru swasta yang mengajar di SD-SMP swasta. Menurut Reni, gaji guru swasta di sekolah swasta itulah yang harus jadi perhatian pemkot. Sebab, 80 persen atau sekitar 7.300 di antaranya menerima gaji di bawah UMK. Bahkan, ada yang menerima Rp 500 ribu per bulan. ’’Apakah layak kami gaji guru dengan nilai segitu. Tentu tidak layak,’’ ujarnya.

Tingkat kesejahteraan guru salah satunya terlihat dari siswa yang sedikit. Belum lagi sekolah harus menggratiskan SPP karena siswa berasal dari keluarga tidak mampu. Sekolah dengan kondisi begini harusnya mendapat intervensi pemkot. Ada kepantasan bagi pemkot untuk menambah penghasilan atau gaji guru.

Apalagi, siswa yang belajar di sekolah itu adalah anak-anak Surabaya. Harapannya, kalau pendidik lebih sejahtera, siswa juga akan mendapat pendidikan yang lebih baik. ’’Yang untung kan Surabaya sendiri. Dengan pendidikan yang baik, akan dapat bibit SDM yang baik,’’ papar Reni.

Apalagi, bantuan pendidikan ke sekolah swasta diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Pemerintah daerah dapat memberikan tambahan penghasilan untuk tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan yang dikelola masyarakat.

Melalui perda itu, para guru punya kesempatan mendapat tunjangan tambahan penghasilan (TTP). Nilainya Rp 1 juta per orang per bulan. Namun, syarat yang memberatkan membuat guru swasta sulit mendapat TTP. Salah satunya, syarat jumlah minimal siswa. Padahal, dalam PPDB, sejumlah sekolah swasta sulit mendapat murid baru.

Nah, Reni pun meminta agar regulasi berupa peraturan wali kota (perwali) direvisi. Syarat pemberian TTP harus dipermudah. Dengan begitu, tidak menyulitkan guru swasta. Guru swasta yang juga mendapat tunjangan profesi guru (TPG) dari pusat tidak masalah mendapat TTP. Tujuannya, gaji guru swasta bisa minimal UMK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Yusuf Masruh menyatakan, guru swasta sebetulnya bukan wewenang pemkot. Namun, kendati demikian, pemkot tetap membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik itu. ’’Karena para guru swasta juga mengajar anak-anak Surabaya,’’ katanya.

Menurut Yusuf, guru swasta diberi TTP. Nominalnya Rp 1 juta per bulan. Syaratnya, guru tersebut tidak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ’’Mengenai jumlah guru swasta yang menerima TTP, jumlahnya fluktuatif,’’ tambah Yusuf.

Terpisah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, selain memberikan TTP, pemkot membantu pendanaan melalui bopda.

---

JUMLAH GURU DI SURABAYA

- SD Negeri

Guru PNS: 3.571

Guru non-PNS: 1.949

- SMP Negeri

Guru PNS: 1.469

Guru non-PNS: 2.442

- SD Swasta

Guru non-PNS : 5.596

- SMP Swasta

Guru non-PNS: 3.542

Keterangan:

- Total guru di sekolah negeri dan swasta 18.569 orang.

- Sebanyak 80 persen guru swasta di sekolah swasta menerima gaji di bawah UMK.

Sumber: DPRD Surabaya

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore