
Photo
JawaPos.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Sidoarjo, Minggu (9/10). Selain menjadi narasumber dalam pengajian akbar, dia juga meresmikan asrama putra tiga lantai dan masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fattah, di Kecamatan Buduran.
Khofifah menilai, ada empat hal dalam proses belajar-mengajar yang harus dipegang teguh oleh ponpes. Pertama, taklim atau pengajaran. Kedua, tadris atau pembelajaran. Ketiga, ta’dib atau kesantunan. Keempat, tarbiyah atau pengasuhan.
Dia meminta semua lembaga pendidikan punya tugas dan fungsi terkait empat item tersebut. ’’Tujuannya, terwujud santri yang berakhlakul karimah, pinter, sekaligus bener,’’ katanya.
Lewat pesantren, konsep tarbiyah atau pengasuhan harus berjalan lebih intensif. ’’Kekuatan pengasuhan itu penting. Termasuk, ta’dib atau kesantunan harus bisa dijaga. Ujungnya, jika empat konsep itu diterapkan, Islam rahmatan lil alamin akan benar-benar dirasakan,’’ katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak santri, pengasuh, ustad, dan seluruh warga untuk mendoakan para korban insiden Kanjuruhan, Kabupaten Malang. ’’Mohon keikhlasannya untuk mendoakan 131 warga Jawa Timur yang meninggal akibat insiden Kanjuruhan. Semoga husnulkhatimah,’’ ujarnya.
Senada dengan Khofifah, pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah Muhammad Fauzan berharap pondok pesantren bisa menjadi pelopor penerapan nilai-nilai rahmatan lil alamin.
Menurut dia, pendidikan akhlak jadi yang utama. Dengan pendidikan akhlak yang baik, banyak hal kurang baik yang bisa dicegah. Misalnya, terkait kekerasan di lembaga pendidikan maupun di rumah tangga. ’’Solusinya, harus selalu mengedepankan akhlak yang baik,’’ ujarnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
