
Penyerahan hewan langka dilindungi dari Koarmada II ke BKSDA Jatim. Koarmada II for JawaPos
JawaPos.com–Sebuah rumah di Kota Surabaya ditemukan menyimpan 5 jenis hewan langka. Penemuan itu disampaikan Komandan Polisi Militer (Danpom) Koarmada II Kolonel Laut (PM) Sugeng Tri.
Minggu (4/9), Sugeng menyerahkan satwa endemik Papua ke kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim. Satwa tersebut di antaranya nuri kepala hitam, kakaktua raja, kakaktua jambul kuning, cenderawasih, serta kangguru Papua.
”Saat ditemukan, seluruh satwa tersebut diamankan di Pom Koarmada II. Penemuan tersebut, bagian dari operasi yang dilaksanakan Koarmada II. Kami sudah berkoordinasi dengan BBKSDA Jatim terkait penyerahan satwa dan penyiapan tempat sangkar/kandang burung, hari ini (4/9) BBKSDA Jatim siap menerima satwa tersebut dari Pom Koarmada II,” ungkap Sugeng.
Sugeng menegaskan, TNI Angkatan Laut akan menindak tegas dan memberikan sanksi kepada oknum TNI AL yang membawa dan memelihara hewan langka dilindungi. Itu untuk memberikan efek jera dan menjadikan pelajaran bagi siapapun.
”Termasuk ABK dinas TNI AL yang membawa serta memelihara hewan langka yang dilindungi karena ketidaktahuannya,” terang Sugeng.
Sementara itu, Panglima Koarmada II Laksda TNI Hutabarat menekankan kepada seluruh prajurit Koarmada II tentang pentingnya melindungi satwa liar endemi.
”Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, akan dilaksanakan kerja sama dengan BBKSDA setempat, mengadakan sosialisasi terkait satwa yang dilindungi sebagai pembelajaran bagi para prajurit TNI AL,” ucap Hutabarat.
Penyerahan Satwa hari ini (4/9), diterima Kasi Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan (P3) BBKSDA Jatim Nurrohman. ”Pada hari ini, Minggu (4/9), kami telah menerima penyerahan satwa dari Danpom Koarmada II. Selanjutnya, kami akan segera mengembalikan satwa-satwa tersebut ke habitat aslinya setelah dilakukan treatment,” kata Nurrohman.
”Atas penyerahan ini, BBSKDA Jatim berharap dapat menjalin kerja sama dengan TNI AL. Utamanya Koarmada II,” tutur dia.
Dengan begitu, lanjut dia, warga bisa mendapatkan sosialisasi tentang satwa yang dilindungi. Prajurit TNI juga bisa menginformasikan jenis dan jumlah satwa yang dilindungi.
”Kami berharap bisa menjalin kerja sama untuk melaksanakan pelestarian alam khususnya bagi satwa yang hampir punah,” harap Nurroham.
TNI AL, kata Nurrohman, diharapkan juga bisa membantu proses pengembalian satwa ke habitat aslinya. ”Harapannya, KRI TNI AL bisa membantu pengantaran satwa-satwa yang akan dikembalikan ke habitat aslinya di seluruh Indonesia sebagai bentuk dari pelestarian satwa yang dilindungi,” tutur Nurrohman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
