Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Januari 2024 | 17.20 WIB

Kawasan Wisata Heritage Zona Eropa di Surabaya Bersolek

Kawasan Kota Lama Surabaya. (Radar Surabaya) - Image

Kawasan Kota Lama Surabaya. (Radar Surabaya)

JawaPos.com–Bangunan bersejarah menjadi unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memikat para wisatawan bertandang ke kawasan kota lama. Sebab, bangunan bersejarah itu menjadi saksi bisu dalam kisah perjuangan arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pesona tempo dulu Kota Surabaya itu kembali dihidupkan Pemkot Surabaya dengan mengembangkan kawasan wisata heritage. Wisata heritage di area kota lama itu terbagi menjadi empat zona. Yakni zona Eropa, Pecinan, Arab, dan Melayu.

Di zona Pecinan, Arab, dan Melayu, dahulu adalah menjadi pusat perekonomian. Banyak toko yang didirikan etnis Tionghoa di sepanjang Jalan Kya-Kya Kembang Jepun. Serta, banyak saudagar dari Arab dan negara timur yang berdagang.

Pada 2023, Pemkot Surabaya memulai revitalisasi di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun. Dekorasi ditambahkan dengan lampion menyediakan lapak UMKM yang dibuka setiap akhir pekan di Kya-Kya Reborn, serta gambar mural aktivitas etnis Tionghoa menjadi titik kumpul untuk berswafoto. Kini dipasang pula papan nama toko berbahasa Mandarin.

Saat ini, Pemkot Surabaya terus mempercantik kawasan wisata heritage itu. Pemkot Surabaya melakukan revitalisasi di kawasan Eropa dengan penataan beberapa fasilitas. Di kawasan Eropa, ada banyak titik yang bisa dikunjungi pelancong untuk menikmati ragam cerita bersejarah di kawasan kota lama. Bahkan, para pelancong dapat dengan mudah bergeser ke zona lain seusai menjelajah di zona Eropa.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Hidayat Syah mengatakan, Pemkot Surabaya telah mempermudah konektivitas kota lama dengan para wisatawan. Yaitu, melalui armada transportasi umum Suroboyo Bus dan Wira-Wiri Suroboyo. Para pelancong dapat memulai perjalanan melalui centerpoint di Taman Sejarah Surabaya.

”Di Taman Sejarah juga sedang proses pengerjaan revitalisasi oleh Disperkim Surabaya. Ada area bermain basket akan ditambahkan playground, mungkin ditambah F&B, kemudian narasi cerita sejarah tentang kota lama juga akan di tampilkan di sana,” kata Hidayat Syah.

Beberapa titik menarik di kawasan Eropa dapat dimulai dari Taman Sejarah Surabaya. Selanjutnya, para pelancong bisa dengan mudah bergeser dan mengunjungi lokasi lain. Seperti mengunjungi Gedung Internatio, Gedung Cerutu, Pabrik Limun (Siropen), Museum Hoofdbureau, PTPN IX, Posbloc Surabaya (Kantor Pos Kebonrojo), Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kasuari, De Javasche Bank, Telkom Garuda, Jembatan Merah Plaza (JMP), Jembatan Merah, Penjara Kalisosok, dan Orlando Es Krim.

”Di sekitar Taman Sejarah Surabaya banyak sekali bangunan cagar budaya. Para pelancong bisa dengan mudah bergeser ke Jalan Rajawali, Veteran, dan seterusnya yang masuk dalam kawasan dengan tema Eropa,” terang Hidayat Syah.

Selain itu, Hidayat Syah menjelaskan, pada revitalisasi tahap satu ini, beberapa jalan aspal yang menjadi titik strategis itu akan diubah dan dipasang cobblestone oleh DSDABM Surabaya. Akan dipasang pula penanda atau identitas bertema visualisasi bergaya Eropa. Selanjutnya akan dilakukan perapian vegetasi agar dapat menonjolkan keunikan bangunan lawas gaya Eropa.

”Eropa street furniture akan dimasukkan di sana, misal warna, bentuk, dan PJU. Kemudian akan ada perapian vegetasi karena yang akan ditonjolkan adalah keunikan bangunan lawas gaya Eropa,” jelas Hidayat Syah.

Dengan demikian, kawasan kota lama di zona Eropa akan cocok dikunjungi hingga malam hari. Apalagi, kawasan Eropa berdekatan dengan kawasan Pecinan yang berhias dekorasi khas Chinatown. Para pelancong dengan mudah bisa melewati Jembatan Merah Surabaya, kemudian menuju kawasan Kya-Kya Kembang Jepun.

”Harapannya bisa hidup sampai malam hari. Cuma akan berbeda aktivitasnya,” ujar Hidayat Syah.

Hidayat Syah menerangkan, selain mempermudah para pelancong bertandang ke kota lama dengan transportasi umum, Pemkot Surabaya juga memberikan ruang bagi para komunitas maupun agen tour dan travel menyediakan paket wisata. Salah satunya adalah walking tour yang digelar oleh agen tour dan travel dan beberapa komunitas di Kota Pahlawan.

Paket wisata yang sudah dijalankan seperti dari BersukaRia Walk dan Surabaya Walking Tour by Roodebrug. BersukaRia Walk menyediakan rute dari Taman Jayengrono - Jembatan Merah - Bangunan Bersejarah di Jalan Rajawali - Gedung Internatio - Gedung Telkom - Penjara Kalisosok - De Javasche Bank.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore