
Perusakan fasum yang diduga dilakukan pleh pedagang di Pantai Watu-Watu Kenjeran Surabaya. (ini_surabaya/Instagram)
JawaPos.com – Penertiban kawasan Pantai Watu-Watu Kenjeran yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya justru mendapat respons negatif dari sejumlah pedagang.
Melansir Radar Surabaya, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan jika pihaknya sudah melakukan penertiban di kawasan itu. Upaya itu pun sudah kerap dilakukan.
Namun, masih banyak pedagang yang nakal.
“Banyak yang tidak terima,” ungkapnya pada Senin (25/12).
Pihaknya pun sudah mengambil langkah tegas berupa memberikan laporan dan bukti ke pihak berwajib.
“Bagi yang merusak aset pagar pemerintah kota itu, sudah dilaporkan ke Kapolres Tanjung Perak. Tadi malam sudah kami laporkan. Biarkan proses itu berjalan karena kami juga punya bukti yang merusak itu siapa,” tegasnya.
Sejumlah oknum pedagang diketahui beraksi pada pukul 12.00. Selain merusak, mereka memblokade dan membalik tong sampah di jalan.
“Mereka berusaha melakukan aksi bakar-bakar di sana, tapi segera kita ambil alat mereka dan itu tidak sempat terjadi. Kita kasihan juga kepada pengguna jalan,” jelasnya.
Ia memastikan jika aksi protes itu dilakukan oleh oknum tertentu, yang artinya bahwa tidak semua warga yang melakukan perusakan.
Pihaknya hanya melaporkan warga yang merusak fasum.
“Yang melakukan perusakan itu oknum dan kami sudah bolak-balik sudah sering bertemu dan membahas itu bersama warga,” terang Fikser.
“Jadi, sebenarnya itu tidak hanya Bulak saja, ada di luar Bulak atau yang ikut berjualan di sana. Kami juga tahu ada warga yang di luar itu memanfaatkan mereka menarik dan lain-lain,” lanjutnya.
Menurutnya, melakukan penertiban itu penting.
Selain untuk menciptakan estetika kota, upaya itu untuk melindungi warga yang berdagang di dalam Sentral Ikan Bulak (SIB).

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
