
Hasil rekaman CCTV yang menunjukkan Masriah telah kembali ke rumah dengan dibonceoleh anaknya pada Kamis (23/11).
JawaPos.com – Sempat menghilang dan mangkir dalam persidangan kasus pembuangan sampah, Masriah kembali terlihat telah kembali ke rumahnya di Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo sejak seminggu yang lalu.
Dilansir dari Radar Sidoarjo, hal tersebut diungkapkan oleh keluarga Wiwik setelah mengecek rekaman CCTV dan diketahui bahwa Masriah sebenarnya telah berada di rumah.
Ketika dikonfirmasi pada Minggu (3/12), salah satu anggota keluarga Wiwik, Wike mengatakan jika pihaknya curiga setelah mendengar suara Masriah yang terdengar dari dalam rumahnya.
Karena rumah mereka yang bersebelahan, jadi suara Masriah yang menggema terdengar sampai dalam rumah Wiwik. “Dengar suara tertawa dengan anaknya,” ungkapnya.
Mendapati hal tersebut, Nur Mas'ud, suami dari Wike menyuruh istrinya untuk mengecek rekaman CCTV. Setelah menelusuri videonya satu per satu, akhirnya Wiwik menemukan Masriah.
Setelah dicek, hasil rekaman CCTV menunjukkan bahwa pada Kamis (23/11), terlihat Masriah yang sedang dibonceng oleh anaknya, Siti Ulfa dengan menaiki Honda Vario masuk ke dalam rumahnya.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 09.48. Tanpa membuang waktu, anak dari Masriah langsung memasukkan motornya ke dalam. Masriah terlihat memakai masker, berkaca mata hitam, dan mukanya hampir tertutup semua. Begitu pula dengan anak dari Masriah yang juga memakai kaca mata.
Wiwik telah melaporkan video tersebut ke pihak Satpol PP. Namun, hingga delapan hari telah berlalu, diduga tidak ada respon yang mengarah ke tindakan penangkapan.
Dia berharap bahwa pihak berwajib yang menangani masalah tersebut dapat segera menuntaskan masalah ini.
“Padahal sudah saya simpan, tidak saya sebar, biar ditangkap,” keluhnya.
Sementara itu, Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP Sidoarjo, Anas Ali Akbar mengungkapkan bahwa tindakan pasti ada, tetapi pihaknya masih menunggu polisi.
“Kita menunggu pihak kepolisian bergerak, apakah bisa menghadirkan Masriah ke persidangan,” ungkapnya.
Menurutnya, perkara untuk pencarian, kemudian pemeriksaan saksi ataupun keluarga tersangka yang terlibat merupakan ranah dari pihak kepolisian.
Hal tersebut yang membuat Satpol PP Sidoarjo tidak bisa bergerak untuk menangkap tersangka.
“Kami kan sudah bersurat ke Polresta Sidoarjo untuk bantuan agar bisa menghadirkan tersangka,” ucapnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
