Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 16.40 WIB

BPBD Jember Siagakan Posko di Badean untuk Pantau Karhutla Pegunungan Argopuro

Karhutla yang terjadi di lereng Pegunungan Argopuro terpantau dari Gunung Pasang, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Kamis (5/10) malam. (ANTARA/HO-Medsos) - Image

Karhutla yang terjadi di lereng Pegunungan Argopuro terpantau dari Gunung Pasang, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Kamis (5/10) malam. (ANTARA/HO-Medsos)

JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyiagakan posko di Desa Badean untuk memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lereng Pegunungan Argopuro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikutip dari ANTARA.

"Petugas melakukan pemantauan secara visual di Pos Badean karena hingga kini lokasi tepatnya terjadi karhutla itu masih belum bisa dipastikan akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria saat dikonfirmasi per telepon, Jumat (6/10).

Baca Juga: Gara-gara Ini Nikita Mirzani Sindir Lolly Titisan Ratu Elizabeth

Karhutla terjadi di lereng Pegunungan Argopuro pada Kamis (5/10) sore dan titik api terlihat membesar dari sejumlah kawasan kota Jember pada malam hari seperti di Kecamatan Kaliwates.

"BPBD sudah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan pada Kamis (5/10) siang setelah mendapat informasi terkait karhutla di lereng Pegunungan Argopuro," tuturnya.

Baca Juga: Usai Sowan, Ganjar Pranowo Didoakan Jadi Presiden oleh Mantan Ketum PBNU

Beberapa instansi yang hadir dalam rapat koordinasi penanganan karhutla itu BPBD, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Perum Perhutani, PT Perkebunan Nusantara X, XI, dan XII, dan sejumlah perkebunan swasta dan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.

Baca Juga: Mobil W04 yang Kali Pertama Dipakai Lewis Hamilton Memenangi Balapan di F1 Bersama Mercedes Dilelang, Minat?

"Kami rapat koordinasi dengan pentahelik tersebut untuk bekerja sama melakukan mitigasi dan penanganan karhutla yang terjadi di Argopuro karena awalnya titik api tersebut terpantau melalui aplikasi 'Sipongi' di kawasan hutan milik Perhutani," katanya.

Sipongi merupakan aplikasi yang dikembangkan Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menjadi rujukan utama informasi kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Yamaha Perkenalkan Produk Keluarga Maxi dan Classy Versi Lite Harga Lebih Murah

"Pagi ini kami cek lokasi titik api melalui aplikasi Sipongi sudah bergeser ke hutan lindung yang merupakan kawasan BKSDA Wilayah Jember, sehingga pemantauan dari Pos Badean terus kami lakukan dengan berbagai pihak secara intensif," ujarnya.

Penta menjelaskan bahwa lokasi karhutla tersebut jauh dari kawasan permukiman dan pihaknya terkendala dengan kondisi geografis perbukitan di kawasan lereng Pegunungan Argopuro karena ketika petugas semakin mendekat justru terhalang kabut cukup tebal, sehingga pemantauan secara visual dilakukan di Dusun Karang Pakel, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore