Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Agustus 2023 | 21.31 WIB

Untuk Dukung Revitalisasi Pasar, Pemkot Surabaya Beri Penyertaan Modal Rp 9,92 Miliar ke PDPS

RNCANA MODERNISASI PASAR: Pedagang di Pasar Pabean, Sabtu (26/8) aktif berjualan. Pemkot Surabaya berencana merevitalisasi pasar sebelum akhir tahun.


JawaPos.com 
– Pemkot Surabaya mempertahankan pasar tradisional sebagai salah satu penggerak ekonomi kota. Karena itu, perbaikan pasar terus dilakukan. Tak sedikit pasar di Surabaya yang perlu direvitalisasi. Namun, hingga kemarin (26/8) belum semua diperbaiki. 

Sebab, dibutuhkan modal dan anggaran besar untuk pembenahan. Total ada 147 pasar di Surabaya. Sebanyak 67 pasar dikelola oleh badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkot Surabaya, Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS). Sebanyak 12 pasar lain dikelola oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya. Sisanya dikelola swasta, LPMK, RW, dan lainnya.

Dirut PDPS Agus Priyo mengatakan, pembenahan pasar-pasar di Surabaya terus diupayakan. Namun, hal itu tidak bisa serta-merta dilaksanakan. Sebab, dibutuhkan anggaran yang besar. ’’Untuk tahun ini kami masih fokus penataan kondisi pasar. Sambil menunggu adanya penyertaan modal dari Pemkot Surabaya,’’ terangnya.

Pembenahan pasar di Kota Surabaya tidak mudah. Sebab, pasar itu rata-rata dalam kondisi sedang. Artinya, hampir semua butuh perbaikan. Misalnya, untuk merenovasi Pasar Keputran, diperlukan anggaran Rp 16,8 miliar. Belum lagi pasar lain yang kondisinya serupa.

Sejak pekan lalu, penataan besar-besaran dilakukan di Pasar Keputran. Pasar di pusat kota tersebut dibenahi luar dalam. Lapak-lapak kayu yang sudah tua dan usang di lantai 2 dibongkar. Selain itu, dilakukan pengecatan ulang.

Optimalisasi fungsi pasar juga dilakukan di Pasar Kembang. PDPS mengkreasikan pusat kue kering dan basah tersebut sebagai pusat kuliner saat malam. ’’Itu salah satu cara meningkatkan potensi pasar dengan menggerakkan UMKM,’’ kata Agus. 

Pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya menyebut tahun ini mereka membenahi beberapa pasar di Surabaya. Utamanya yang dikelola oleh dinkopumdag.

Di antaranya, renovasi lantai 2 Pasar Jambangan. Ada pula pembangunan pagar belakang Pasar Kutisari. ’’Untuk pasar yang dikelola PDPS, kami hanya menyiapkan detail engineering design (DED) yang diperlukan untuk renovasi,’’ kata Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Iman Krestian Maharhandono. 

Sementara itu, Pemkot Surabaya memastikan segera memberikan penyertaan modal ke PDPS. Jumlahnya Rp 9,92 miliar untuk mendukung revitalisasi pasar. ’’Tahun ini pasti ada, targetnya sebelum akhir tahun. Kami sedang proses, mudah-mudahan bisa segera selesai,’’ ujar Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkot Surabaya Dewi Wahyu Wardani. (gal/c6/may)

Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Badan Jalan

SELAIN pembenahan fisik, aspek ketertiban pasar menjadi fokus Pemkot Surabaya. Satpol PP pun gencar menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan. Dengan begitu, aktivitas para pedagang tidak menimbulkan masalah bagi lingkungan sekitar.

Kepala Satpol PP Surabaya M. Fikser menyatakan, pihaknya berupaya agar pedagang bisa menempati area pasar. Namun, yang terjadi di lapangan, tidak sedikit pedagang yang berada di luar pasar. Padahal, di dalam pasar masih banyak lapak yang kosong. ’’Di Pasar Keputran sudah kami tertibkan. Sekarang di area itu lebih tertib,’’ katanya.

Penertiban serupa bakal dilakukan di pasar lain. Sebagaimana di Pasar Asem, Banyu Urip, yang dinilai memakan banyak badan jalan.  

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga ingin semua pasar rakyat memiliki standar sama agar lebih nyaman. Dengan begitu, keberadaan pasar tetap eksis meski minimarket dan supermarket menjamur.

Itu sesuai dengan ketentuan dalam Perwali Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perdagangan dan Perindustrian di Bidang Pasar Rakyat. ’’Garis besarnya tentang penataan dan pendirian pasar. Di antaranya, memuat tata tertib dan tipe pasar,’’ ujar Kabid Distribusi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopukmdag) Surabaya Devie Afrianto. (gal/c12/may)

PROYEKSI ANGGARAN REVITALISASI PASAR

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore