JawaPos Radar

MotoGP 2018

Curhatan Rossi Yang Tidak Pernah Menang di Jerman Sejak 2009

12/07/2018, 04:05 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
MotoGP, GP Jerman, Rossi, Vinales, Dovizioso, Lorenzo, Marquez, Pedrosa, Zarco, Alex Rins, Iannone
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi (Motorsport)
Share this image

JawaPos.com - Valentino Rossi menjadi pembalap Yamaha terakhir yang menang di Sirkuit Sachsenring. Sejak dirinya menjuarai GP Jerman 2009, tak ada lagi yang bisa meruntuhkan kejayaan pembalap dari tim Honda.

Dari 2010-2012, Dani Pedrosa selalu menginjak podium tertinggi di Sirkuit Sachsenring. Setelah itu giliran Marc Marquez yang merajai persaingan di lintasan 3,7 Km tersebut.

Berkaca pada hasil itu, Rossi termotivasi untuk meraih waktu terbaik di balapan akhir pekan nanti. Meski akan sulit, ia tak mau pesimistis menatap GP Jerman 2018.

MotoGP, GP Jerman, Rossi, Vinales, Dovizioso, Lorenzo, Marquez, Pedrosa, Zarco, Alex Rins, Iannone
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. (Motorsport)

"Balapan di Assen dua pekan lalu sangat luar biasa. Saya tak tahu apakah kami bisa mengulangi itu saat tampil di Sachsenring nanti. Yang terpenting kami harus paham sejauh mana potensi yang dimiliki oleh motor ini," ucap Rossi yang dikutip dari Crash.

"MotoGP Jerman tahun lalu bukanlah sesuatu yang positif buat kami. Jadi kami harus kerja lebih keras sejak latihan sesi pertama. Saya yakin semuanya akan berjalan baik. Kami harus melakukan semaksimal mungkin sebab lomba di Sachsenring merupakan yang terakhir sebelum jeda libur musim panas," tambahnya.

Rasa optimistis juga dimiliki Massimo Meregalli. Ia yakin Yamaha bisa menghentikan dominasi Honda di Sirkuit Sachsenring.

"Kami harus melakukan pengaturan agar motor ini cocok dengan karakter sirkuit Sachsenring. Kami akan memulai pekerjaan itu sejak Jumat," ucapnya.

"Tahun lalu Yamaha hanya mendapat satu poidium (lewat pembalap satelitnya, Jonas Folger). Jadi kami harus memperbaiki ini. Kami harus melanjutkan pekerjaan di balapan terakhir," pungkas Meregalli.

(bep/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up