JawaPos Radar

MotoGP Argentina 2018

Disenggol Hingga Jatuh, Rossi Anggap Marquez Tak Punya Rasa Hormat

09/04/2018, 17:31 WIB | Editor: Agus Dwi W
valentino rossi
Valentino Rossi nilai Marc Marquez bisa merusakan atmosfer balapan MotoGP. (Autosport)
Share this image

JawaPos.com - Musim balapan MotoGP 2018 tampaknya bakal panas. Bagaimana tidak, baru dua seri yang dijalankan, insiden yang melibatkan para pembalap unggulan sudah terjadi. Tepatnya di seri kedua MotoGP di sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu (8/4).

Publik pun seolah diingatkan kembali dengan insiden yang melibatkan Marc Marquez dengan Valentino Rossi di Sirkuit Sepang dua tahun silam. Namun, bedanya kali ini yang jatuh adalah Rossi. Atas insiden senggolan tersebut, Marquez langsung mendapat penalti pengurangan 30 detik.

Kejadian yang terjadi di tikungan 13 itu pun membuat Rossi dilanda kecemasan. Pembalap senior Italia itu menilai gaya agresif yang ditunjukkan Marquez akan merusak sportivitas di ajang balap MotoGP.

"Ini adalah sebuah kondisi buruk, karena ia (Marquez) telah meruskan olahraga kami. Karena ia tidak memiliki rasa hormat kepada lawannya, tidak pernah," ketus Rossi seperti dilansir Autosport.

Rossi pun membeberkan fakta jika Marquez sudah membuat ulah sejak sesi latihan resmi, kualifikasi, hingga di sesi balapan. Jadi bukan mustahil ada korban-korban lain dari gaya agresif Marquez.

"Anda bisa saja melakukan kesalahan saat mengerem, sehingga Anda bisa bersenggolan dengan pembalap lain. Hal ini bisa terjadi dalam sebuah balapan. Tapi, sejak Jumat pagi, dia (Marquez) telah melakukannya kepada Vinales dan Dovizioso," terang The Doctor, julukan Rossi.

Dia menambahkan,"Dia juga sudah melakukan hal yang sama kepada saya pada Sabtu pagi dan hari ini dia 'menyerang' empat pembalap. Jika Anda membalap seperti itu, Anda sudah membawa olahraga ini ke titik yang berbahaya."

Marquez sendiri membantah dirinya sengaja menjatuhkan Rossi. Meskipun dia pun mengaku jika insiden tersebut tak lepas dari kesalahannya.

"Saat menyalip kadang posisi kita sangat rapat, kadang juga cukup leluasa. Apa yang dialami Valentino (Rossi) adalah sebuah kesalahan, yang merupakan konsekuensi dari kondisi trek karena saya sudah berada di depan. Tapi, apa yang ia (Rossi) katakan, saya pikir tidak tepat," bantah Marquez.

(adw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up