alexametrics

Aksi Misterius Eng Hian yang Menolak Berbicara Kepada Media

29 Juni 2019, 13:39:27 WIB

JawaPos.Com-Banyak hal terjadi pada skuad ganda putri setelah Piala Sudirman 2019. Misalnya kembalinya pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Sejauh ini, keduanya sudah terjun pada dua turnamen.

Ni Ketut Mahadewi Istarani yang sempat berduet dengan Rizki dipasangkan dengan Tania Oktaviani Kusumah. Mereka menjalani debut di Russia Open yang berlangsung dalam waktu yang bebarengan dengan Indonesia Open 2019,

Sayangnya pelatih kepala ganda putri Eng Hian tidak bisa dimintai keterangan soal dinamika dalam skuadnya tersebut. Sejak awal Juni lalu, dia ogah bertemu dengan media. Sama sekali tidak mau ditanyai soal persiapan turnamen, kondisi terkini atlet, dan semacamnya.

Peraih perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 (berpasangan dengan Flandy Limpele) tersebut juga melarang para atletnya berbicara kepada media. Pokoknya bungkam. Tidak diketahui secara pastu mengapa pelatih berusia 42 tahun itu sampai menutup diri. Main kucing-kucingan dengan media juga terjadi.

Di pelatnas Cipayung, skuad ganda putri diberi jadwal berlatih di waktu yang berbeda dengan sektor lainnya. Biasanya, mereka berlatih kebugaran dulu pada pagi hari. Menjelang siang, barulah Eng Hian menggeber program untuk Greysia Polii dkk langsung di lapangan.

Kabar soal ganda putrti dibagikan secara satu pintu melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti. Kamis lalu (27/6) misalnya, PP PBSI menolak invitasi Kejuaraan Dunia 2019 untuk Ketut/Rizki. Dalam event yang berlangsung pada 19-25 Agustus mendatang di Swiss tersebut, PP PBSI mendapatkan jatah empat pasang ganda putri. Yakni Della/Rizki, Ketut/Rizki, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto.

Karena ada dua nama Rizki, PP PBSI memilih memberangkatkan Della/Rizki. ’’Ada salah satu yang harus ditolak. Kebetulan ranking mereka berdekatan,’’ kata Susy kepada Jawa Pos.

Della/Rizki saat ini berada di peringkat ke-16. Sementara itu, Ketut/Rizki dua tingkat di bawahnya. Della/Rizki diharapkan menuai hasil positif pada Kejuaraan Dunia 2019. Targetnya adalah masuk delapan besar. Dengan demikian, peringkat dunia mereka akan terangkat.

Susy berharap mereka bisa menembus Olimpiade Tokyo 2020. ’’Kami targetkan ganda putri bisa mendapatkan kuota maksimal,’’ ucapnya. Satu ganda yang cukup aman untuk lolos ke Olimpiade adalah Greysia/Apriyani.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/na



Close Ads