JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tiongkok Terbuka 2018

Kevin/Marcus Kembali 'Dijegal' Hakim Servis

22 September 2018, 15:43:54 WIB | Editor: Banu Adikara
Tiongkok Terbuka 2018, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Indonesia, bulu tangkis
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kalah di babak semifinal Tiongkok Terbuka 2018 (Dok PBSI)
Share this

JawaPos.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menuturkan bahwa salah-satu faktor kekalahan mereka di babak semifinal Tiongkok Terbuka 2018 adalah karena keputusan hakim servis. Konsentrasi mereka rusak karena hal tesebut.

The Minions kalah dalam pertarungan rubber game melawan wakil tuan rumah Han Chengkai/Zhou Haodong dengan skor 19-21, 21-10, dan 17-21, Sabtu (22/9). Hal ini membuat mereka gagal mempertahankan gelar juara tahun lalu, sekaligus tidak menyapu bersih gelar juara turnamen level super 1.000 tahun ini.

"Servis saya di-fault empat kali. Dari poin saja sudah rugi, ditambah ini merusak fokus kami ketika akan servis," ujar Marcus kecewa.

Kevin pun membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan bahwa konsentrasi mereka pecah saat hakim servis menuturkan bahwa servis Marcus salah.

"Memang berpengaruh (servis dinyatakan fault, Red). Dengan kondisi kok yang kencang seperti ini, kalau sudah tidak konsentrasi dengan servis mau main bagaimana?" kata Kevin.

Ini bukan pertama kalinya Kevin/Marcus bermasalah dengan hakim servis. Kejadian serupa juga pernah terjadi di Piala Thomas dan Uber 2018 saat mereka menghadapi Thailand di fase grup. Melawan Kittisak Namdash/Nipitphon Phuangphuapet, Kevin/Marcus yang frustrasi karena servis kerap dinyatakan salah kalah dengan skor 16-21, 21-13, dan 12-21.

Marcus pun kembali menuturkan bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sebaiknya menyediakan alat pengukur khusus untuk memastikan apakah servis pemain betul fault atau tidak.

"Saya rasa sebaiknya ada alat pengukurnya, jadi bisa lebih fair," tambah Marcus.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up