alexametrics
BWF World Superseries Finals 2017

Jalan Berliku Kevin/Marcus Bertakhta di BWF World Superseries Finals

18 Desember 2017, 01:41:12 WIB

JawaPos.com – Prestasi luar biasa diraih pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Keduanya menjadi penguasa turnamen sepanjang tahun ini dan berhasil menyabet tujuh dari sembilan final yang diikuti. Terakhir, Kevin/Marcus menjadi yang terbaik di BWF World Superseries Finals 2017.

Sebelumnya, Kevin/Marcus juga menjadi jawara di All England Superseries Premier 2017, India Terbuka Superseries 2017, Malaysia Terbuka Superseries Premier 2017, Jepang Terbuka Superseries 2017, Tiongkok Terbuka Superseries Premier, dan Hong Kong Terbuka Superseries 2017.

Pasangan rangking satu dunia ini menutup 2017 dengan manis saat berhasil meraih gelar ketujuh tahun ini di BWF Dubai World Superseries Finals 2017. Keduanya meraih kemenangan atas Liu Cheng/Zhang Nan (Tiongkok), dengan skor 21-16, 21-15, Minggu (17/12).

“Kemenangan kali ini bener-benar terasa spesial, sangat luar biasa buat kami bisa dapat hat-trick kedua kalinya tahun ini, Kami bisa dapat gelar ketujuh selama setahun. Saya tidak pernah menduga bisa dapat tujuh gelar super series dalam setahun, ini baru pertama kali, tidak menyangka, ini benar-benar mukjizat,” ungkap Kevin yang bersama Marcus sebelumnya berturut-turut menjadi kampiun di Tiongkok dan Hong Kong.

Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan menyakitkan yang dialami Kevin/Marcus atas Liu/Zheng di final Denmark Terbuka Superseries Premier 2017. Kala itu Kevin/Marcus tak tampil maksimal karena Marcus mengalami cedera bahu.

“Kuncinya, kami sudah belajar dari pertemuan terakhir, walaupun saat itu kami kalah karena bahu saya sakit, tetapi namanya kalah ya kalah. Jadi sekarang bagaimana caranya kami harus menang dari mereka,” ungkap Marcus.

Perjalanan Kevin/Marcus ke podium juara di turnamen ini pun tak bisa dibilang mulus. Mulai dari kekalahan tak terduga atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) di penyisihan grup A, hingga kondisi Marcus yang tak seratus persen fit karena otot lehernya bermasalah sejak latihan hari pertama di Dubai.

Saat laga final tadi pun Kevin sebetulnya tengah menahan sakit akibat terjatuh di pojok lapangan di awal set pertama. Akibatnya bahu dan lututnya berdarah dan harus dibalut plester usai penyerahan medali. Namun semangat juang kedua pemain ini begitu luar biasa sehingga Liu/Zhang tak dapat berbuat banyak di lapangan.

Dukungan supporter Indonesia di Hamdan Sport Center juga menjadi suntikan semangat buat Kevin/Marcus. “Terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia yang suka badminton. Jangan bosan-bosan ya dukung kami,” ujar Marcus sambil tersenyum.

Editor : admin

Reporter : (ira/JPC)


Close Ads
Jalan Berliku Kevin/Marcus Bertakhta di BWF World Superseries Finals